Sampah di Saparua

Sampah di Saparua

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.25.48

Isi:

1. Masalah Sampah

2. Penindakan terhadap masalah Sampah

3. Pemisahan Sampah

4. Tempat pembuangan Sampah ( TPA- Tempat Pembuangan Akhir )

5. Pembuangan Sampah

6. Penerangan, Pendidikan, Pembersihan, Penyelesaian

7. Pemupukan ( pupuk Kompos )

8. Hambatan

Lampiran :

Konsep Green School

Membuat Kompos

Pengolahan sampah dan Daur ulang di Bali : Temesi recycling

Di saat ini negara-negara di dunia termasuk Indonesia mengalami masalah lingkungan seperti :

*. Prnghancuran hutan guna pembangunan perumahan, lalu-lintas

Pertanian, pabrik

*. Kebudayaan satu jenis, ladang yang menjadi tidak subur, pemakaian obat-obat kimia ( pesticiden )

*.Penggalian harta bumi, penggalian pantai

*.Perwujudan ( emisi ) Udara, air dan tanah

Masalah ini disebabkan oleh kegiatan manusia dan dunia luar mempengaruhi kehidupan manusia : dambak ruangkaca pemanas dan perubahan cuaca, gangguan eco-sistim

 

Untuk kegiatan manusia perlu banyak energi dan bahan baku. Banyak proses produksi yang mengakibatkan udara, air dan tanah menjadi kotor.

Dan produksi2 itu akan di pakai manusia, tidak dipergunakan dan akhirnya membuang dalam bentuk sampah.

Sampah merupakan masalah besar lingkungan, di mana kita masing-masing mengalaminya. Juga di pulau kecil seperti Saparua.

Cacatan tentang sampah pada umumnya , dan khusus akan kita lihat di pulau Saparua.

Ini terbentuk setelah 3 tahun proyek pendidikan tentang alam di Ambon dan rencana 4 tahun serta kegiatan dalam bentuk pendidikan tentang sampah dan penyediaan penampungan sampah di Ihamah

  1. Masalah sampah

Sampah terutama terdiri dari barang2 buatan kimia. Apabila manusia mempunyai kebiasaan membuang sampah di jalanan, sungai, pantai atau hutan ini mengakibatkan masalah. Karena dari barang2 buatan kimia ini tidak menghilang begitu saja sebab binatang dalam tanah, jamur2 dan bakteri tidak dapat mencerna barang2 tersebut.

Sampah alam :

Jaman dulu manusia ( orang-orang ) hidup dekat alam. Mereka membangun rumah dari bambu dan daun2 pohon palem ( nyiur, nipah ); perkakas rumah tangga dari kayu dan rotan.

Dari bambu dibuat berbagai peraltan, dari kulit pohon dijadikan semacam bahan pelindung punggung, dan dari kapas dibuat kain tenunan.

Semua yang di pakai berasal dari alam.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.25.17

Hal ini kita sebut lingkaran hidup : Tanaman mengambil makanan dari tanah. Dan ini menjadi makanan manusia dan hewan.

Manusia dan binatang adalah pemakai.

Seringkali salah satu pemakai menjadi makanan bagi pemakai lainnya.

Contoh : ikan kecil di makan oleh ikan besar dan selanjutnya di makan oleh ikan tuna dan inipun akan di makan oleh manusia.

Apa selain tanaman yang di makan akan menjadi sampah yang langsung terlihat dia tas tanah. Hewan dan manusia memproduksi sampah : tahi, rambut, kuku.

Akhirnya manusia dan binatang akan mati dan menjadi sampah.

Kita menyebut sampah dari tanaman, binatang dan manusia ; sampah alam atau sampah organik.

Sampah berasal dari tanaman, hewan dan manusia dibersihkan oleh hewan2 yang penting yang hidup di linkungan kita. Mereka memakan itu semua dan mengeluarkannya dalam bentuk tahi. Hewan2 ini kita sebut Pengurai.

Bakteri dan jamur juga termasuk pengurai, yang tugasnya dalam proses pembuatan pupuk kompos. Mereka mengambil makanan dari sampah organik dan membawa kedalam tanah di mana mencair di air tanah.

Akar2 tanaman mengisap cairan itu dan terbentuk lingkaran alam seperti diterangkan dia tas. Dan lingkaran alam ini tidak menghasilkan sampah !

Binatang dalam tanah :

Binatang2 kecil seringkali di anggap kotor, jijik dan harus disingkirkan/ dimusnahkan. Ternyata mereka itu berguna sekali bagi manusia karena mereka membersihkan sampah2 manusia.

Tanpa mereka kita tidak bisa hidup di dunia ini. Sampah makin lama makin bertumpuk tinggi. Tetapi karena binatang2 kecil itu hidup dari limbah alam di antara tumpukan daun yang jatuh ketanah, di bawah batang pohon, di bawah batu2, sudut2 yang gelap dan basah / lembab.

Terutama cacing mereka sangat berguna, hidup dalam tanah yang berlapis daun2. Mereka menarik daun2 ke dalam tanah, dan merubah menjadi limbah alam. Binatang2 kecil ini boleh kita katakan pahlawan lingkungan hidup kita.

Masalah limbah dapat kita uraikan sebagai berikut :

Semua yang disukai cacing, akan tidak ada masalah dalam lingkungan hidup.

Semua yang tidak disukai cacing, tidak bagus untuk alam; oleh sebab itu kita harus memikirkan dan mencari jalan keluar untuk masalah limbah.

Masalah Limbah ( sampah ):

Manusia memproduksi barang2 yang tidak pada tempatnya di dalam lingkaran alam. Mereka belajar membuat barang2 logam, kaca dan tanah liat. Abad terakhir sekitar 80 tahun lalu, muncul barang buatan dari kimia.

Barang2 tersebut di buat dari bahan tambang secara kimiah dengan mempergunakan energi yang besar untuk berbagai barang baru.

Yang terkenal adalah plastik. Berbagai macam ; ada yang untuk produksi tahan lama, yang lainnya untuk pemakaian satu kali. Karena banyak barang yang diproduksikan maka harganya tidak begitu mahal.

Plastik mempunyai banyak manfaatnya : mudah di bentuk, bisa di beri warna warni, dan tahan lama. Tetapi banyak pula kekurangannya.

Sewaktu memproduksi, banyak gas2 racun yang meluap keluar sehingga mengotorkan udara dan limbah air. Banyak plastik yang mengandung bahan kimia yang sebenarnya tidak baik untuk kehidupan manusia.

Misalnya terdapat dalam permainan anak ternyata terlalu banyak racun !

Apabila plastik rusak dan merupakan limbah, ini tidak dicerna, akhirnya bertimbun-timbun sebagai gunung sampah. Ini dikarenakan barang2 buatan ( kimia ) tidak dapat di makan oleh hewan / binatang dalam tanah.mereka keracunan.

Sampah plastik ini akan hancur menjadi barang2 kecil yang kerena pengaruh air dan matahari.( basah kering, basah kering .. )

Dan tetap barang racun. Oleh hewan2 di lihat sebagai makanan, yang akhirnya binatang sakit. Juga racun masuk ke dalam tanah ; batere yang bocor, sisa2 cat, oli yang tua atau bekas di pakai dan bensin, obad pembersih dan pestisida yang di buang begitu saja. Di tempat ini tanaman tidak bisa tumbuh dan binatang dalam tanah akan mati.

Sup Plastik :

Banyak sampah yang diketemukan di laut, daratan di sungai dan laut yang di lempar kelaut dari kapal. Sebagian akan tenggelam ke dasar laut.

Pada tempat2 tertentu bisa di buat kapal selam melalui alat2, mebel, jaring ikan, pot dan panci2 tua. Banyak sampah2 yang terapung apung.

Di lautan diadakan penelitian tentang sampah yang terapung. Ternyata dari semua benua sampah memulai penjalannya. Disebabkan arus laut maka semua barang terapung membuat gerakan melingkar, sampai semua mendapat pengaruh cahaya, garam dan air, hancur menjadi barang2 kecil sehingga racun menyebar dalam air laut.

Jumlah sampah laut yang besar ini di sebut Sup plastik. Di samping di lautan ada 3 macam gyres, konsentrasi besar yang ditemukan di lautan dunia. Diperkirakan keseluruhannya sekitar 200 Juta kg sampah terapung !

Sampah ini meracuni kura2, karena kura2 tadi menanggap platis seperti ubur2; ikan2 terjerat di jaringan ikan yang tua dan keranjang plastik.

Burung2 laut melihat plastik sebagai makanan mereka.

Anak burung camar di beri makan dengan korek api, tutupan botol yang terapung. Sehingga perut mereka penuh tapi akan mati karena kelaparan.

Plastik tidak akan hilang. Dari pengaruh air dan cahaya matahari plastik tadi akan hancur sampai Mikro malahan nano partikel ( lebih kecil dari ujung jarum ), tapi tidak akan hilang ( lenyap ). Dan benda2 kecil ini di anggap sebagai makanan.

Bahaya yang kedua di mana benda2 itu menarik logam berat. Berdiam dalam daging hewan dan mempengaruhi hormon2 ( misalnya ; kesuburan wanita ).

Penelitian mengatakan bahwa 10 ~ 30 % ikan laut mengandum racun dalam tubuhnya.!

Yang akhirnya di makan oleh manusia, ini berarti kembali ke piring kita sendiri.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.26.16

Malah dalam madu melalui air dalam tanah, tanaman dan kumbang terdapat nano partikel. Juga misalnya dalam produksi scrub dan pasta gigi di pakai micro partikel plastik. Di seluruh dunia dikerahkan untuk meredam : pengurangan membuang plastik.

Di negri Belanda kantong plastik tipis dan gratis sejak 2016 sudah di larang.

 

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.26.01

Perkiraan waktu degradasi sampah dalam laut :

Triplex 1 sampai 3 tahun

Pakaian katun 1 sampai 5 tahun

Puntung rokok 1 sampai 5 tahun

Kantong plastik 10 sampai 20 tahun

Kaleng 50 tahun

Kaleng aluminium 200 tahun lebih

Botol plastik 450 tahun

Popok satu kali pakai 450 tahun

Pakaian sintesis 400 sampai 500 tahun

Nilon pancing 600 tahun

Botol gelas 1000 tahun lebih

 

Trouw ( surat kabar ) ; 28 / 2 / 2015

Sudah lewat.

Lebih dari setengah abad berbelanja, roti kebab, muntahan anak bayi, tahi anjimg dan kotoran kucing di angkut atau dimasukan dalm kantong plastik buang mulai 1 januari 2017 di larang.

Ini disampaikan oleh Sekretaris Negara Wilma Mansveld ( infrastruktur dan alam ) kepada kabinet negara. ( khusus untuk kantong plastis yang gratis )

Kantong plastik tipis dan gampang robek yang selalu di pakai lebih dari satu kali dan akhirnya jatuh ke alam mungkin akan di makan oleh kura2 yang langka. Sebenarnya ini juga aneh di mana obyek yang sangat singkat pemakaiannya, lama sesudah kita sendiri lenyap masih ada, sebagai hantu dari untuk masyarakat konsumsi.

Di beberapa negara plastik tidak berharga sudah di larang, antara lain Rwanda. Tetapi negara China , yang di kenal sebagai negara yang acuh terhadap alam, merasa sudah waktunya untuk mengambil tindakan juga untuk melarang. Dan negara Belanda akan mengikuti tindakan seperti itu.

Sayangnya untuk mahasiswa payau yang lupa tas perbelanjaan cepat2 pergi ke bagian sayur mayur untuk mengambil kantong plastik gratis. Karena tidak mau membeli kantong plastik

Untuk setiap pemesan makan malam melalui Thuiszorg.nl; harus bayar lebih untuk tas untuk membungkus döner kebab mereka. ?

Tentu ini adalah hal ( kasus ) yang baik di mana tindakan di ambil guna mengurangi sampah. Ini memerlukan adaptasi,yang akhirnya menjadi kebiasaan untuk tidak memakai kantong plastik.tetapi ini tidak berlaku untuk plastik yang telah tersebar di mana-mana.

PZC ( surat kabar ); 29/10/2014

Angka-angka plastik :

Plastik produksi dunia ; kira-kira 250 milyar Kg per tahun

Plastik di lautan : kira-kira 4,7 milyar Kg; tambahan setiap hari 12 Juta Kg pemakaian tas plastik; 1 Jutaper menit = 500 milyar per tahunpenggunaan plastik tas: rata2 15 menit kira2 8 % dari minyak bumi di pakai untuk produksi plastik.

2.Penindakan terhadap masalah sampah

Dengan adanya pembangunan segala macam teknik dan produksi kimia, timbulah keperluan untuk mencari solusi pengelolahan barang2 yang tidak lagi digunakan. Sampah barang2 yang di buat manusia merupakan masalah besar dunia. Di negara negara yang sudah lama ada sampah barang2 buatan kimia, seperti di negri Belanda, solusi yang di cari adalah mengurangi produksi sampah dan menyediakan sampah untuk di oleh kembali atau pembersihan. Juga di negara2 yang sedang berkembang seperti Indonesia ini sangat perlu, dan kesadaran untuk mengambil kebijaksanaan produksi tahan lama. Ini menyangkut , orang : pengurus, perusahaan, sekolah2, gereja2 dan semua masyarakat dari yang muda maupun yang tua.

.

Sekaligus dari segala sudut mencari solusi:

1.Mengadakan persediaan untuk sisa sampah dan pemisahan serta pelaksanaannya. Peraturan, pemeriksaan, kesepakatan dengan perusahaan, sektor pemasaran dan pengangkutan.

Ini tugas pemeritah wilayah setempat yang bekerjasama dengan pemeritah setempat.

2.memberi penerangan, sosialisasi, aksi pembersihan, mengumpilkan dan menjual sampah yang dapat di pakai ulang. Ini tugas pemerintah setempat di sokong oler wilayah, bersama dengan lembaga desa seperti perkumpulan pemuda dan ibu2, gereja mesjid, puskesmas, perkumpulan2 dll.

3.Pendidikan dan menunjukan cara kerja. Ini tugas sekolah2 dan bermacam-macam persatuan.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.26.57

3 X R :

Penindakan di seluruh dunia adalah 3 XR : pengurangan, pemakaian ulang, mendaur ulang; di mana yang pertama mendapat prioritas utama, di ikuti yang kedua, seterusnya yang ketiga.

Di seluruh dunia penelitian terakhir tentang sampah di laut memperlihatkan jumlah sampah ternyata besar sekali dari apa yang diperhitungkan, dan harus dikerahkan tujuan untuk peredam, pemisahan pemakaian barang2 tidak alamiah, dan mencegah agar supaya tidak terdapat di alam.

Peredam, pengurangan sampah ; mengurangi

Peredam berarti: kurang memakai barang2 yang tidak organik.

Seperti: pakaian dari kapas, mebel dari bambu, rotan atau kayu, berbelanja dengan memakai tas belanja kepunyaan sendiri, menyediakan makanan dengan memakai servis yang dapat di cuci, air dari dispenser atau meminum air yang telah di masak.

Apabila barang2 buatan kimia tidak perlu lagi, belilah yang berkwalitas, sehingga dapat di pakai lama.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.27.10

Pemakaian ulang, memakai ulang dan memperbaiki barang2; menggunakan kembali.

Di Maluku sudah banyak inisiatip untuk memakai ulang barang2; juga kerajinan tangan termasuk re-use.

Daur ulang, baru baru di buat dari barang lama; mendaur ulang.

Penting sekali agar supaya sebanyak mungkin sampah di daur ulang, supaya tidak ada yang di buang begitu saja dan tidak perlu mengambil bahan baku dari bumi.

Penting : bahwa sampah di kenal macamnya, di pilih dan di pisah !!

Misalnya:

Pakaian lama ( tua ), di mana barang baru dapat di buat.

Kertas bekas ( tua ), di mana akertas atau karton dapat di produksi.

Plastik yang telah di pakai, dapat di buat plastik baru, atau bahan lain seperti fleese, untuk pakaian di negara2 dingin.

Logam, seperti kaleng, tembaga, besi.

Ini dapat dicairkan dan dapat dipergunakan lagi. Parang2 di buat dari besi2 bekas atau bagian dari mobil !

Botol gelas dan pot2 yang bisa dibersihkan sehingga dapat digunakan untuk waktu yang lama.

Kantong2, botol2 plastik. Ini semua tidak bisa di cerna dan meninggalkan racun. Tapi bisa di daur ulang menjadi plastik baru. Jangan bakar !

Sampah yang berbahaya, seperti baterai2. Benda2 beracun ( bermacam logam ) dikeluarkan dan di daur ulang.

Di Indonesia belum mungkin .

Sampah dari barang2 elektro misalnya ; telepon genggam. Ini di buat dari barang plastik dan bermacam logam. Apakah di Indonesia sudak bisa di daur ulang.

Sampah alam, dapat di jadikan pupuk kompos.

Kurang lebih 70 % sampah berasal dari sampah rumah tangga dan kebun adalah sampah alam. Sampah ini dapat di tumpuk, di buang kedalam lobang atau kotak kompos dijadikan pupuk kompos di sudut pekarangan.

Ini akan terjdi secara alamiah oleh binatang2 tanah jamur dan bakteri, dan bisa di pakai sebagai pupuk untuk tanaman lainnya.

Dalam surat edaran “ Compost maken “ ( pembuatan pupuk kompos ) lihat lampiran, diutarakan bahwa setiap orang dapat dengan mudah memproduksikan pupuk kompos.

Tujuan ke arah peredaran ekonomi.

Di masa depan semua produksi harus diarahkan untuk dapat di daur ulang; Prinsip cradle-to-cradle.

Di negara barat sudah diterapkan prinsip ini. Salah satu perkiraan dengan sirkuit daur ulang dari sampah alam, logam2, plastik2, kertas, karet, gelas, minyak dll. Pengaturan daur ulang makin lama makin efisien.
Tahun 2011 ada proyek yang menarik di Afrika oleh seorang Belanda Joost de Kluijver : “ Closing the loop “.

Telepon2 genggam yang masih dapat di pakai berasal dari Eropa di pakai ulang di Afrika, dan apabila benar2 sudah rusak, di beli dan langsung masuk contener kirim ke Eropa, dan di daur ulang. Di bakar supaya tidak terjadi pengotoran tanah; bayangkan dari 1000 Kg telepon genggam dapat dikeluarkan emas 200 x seperti yang dihasilkan dari 1000 Kg biji besi yang mengandum emas. Proses ini di sebut Pertambangan urban.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.27.33

Sementara in di Maluku belum sejauh itu. Masih dengan sisa sampah yang harus dipisahkan. Jadi bisa dikatakan ada satu R lagi : remove ( mengolah, membereskan )

3.pemisahan sampah

Sangat penting adalah sampah di pisah tersedia untuk di angkut.

Ada dua jenis pemisahan :

*.Organik, sampah alam

*.sampah tidak organik.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.27.42

Untuk pemisahan sampah dapat di bagi dalam 3 kategori besar :

a – Sampah Organik: daun2an, potongan kayu, ampas gergaji,bunga2, tanaman liar, kulit buah2an dan biji tumbuh2an, ampas teh dan kopi, kulit telor, kertas ( sedikit ). Ini dapat di buang dalam alam, atau di buat pupuk kompos di rumah2.

-.sampah dari sisa potongan binatang juga sampah alam, tapi akan membau dan mengundang lalat dan tikus.

Oleh sebab itu : di tanam , di buang ke laut, berikan sebagai makanan binatang atau di dalam biopori.

-. Sisa makanan, juga sampah alam dapat di buang dalam bak kompos, berikan sebagai makanan binatang atau di tanam dalam tanah

Seperti dalam biopori.( akan di makan oleh binatang dalam tanah)

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.28.17

Biopori :

Biopori adalah lobang yang di gali / di bor ( di halaman rumah atau ladang ) mempunyai lebar 10 ~ 15 cm dan kedalaman 1,50 m.

Dalam lubang itu dapat dimasukan sampah alam, seperti pembuatan pupuk kompos, tapi juga sisa makanan dan potongan binatang dan di tutup dengan tanah.sampah alam ini akan cepat tercena oleh kegiatan binatang tanah, bakteri ( kuman ) dan jamur dan juga oleh akar2 tanaman sekitarnya. Kalau anda tidak ada binatang peiaraan maka sisa makanan dan sampah alam akan lenyap di dalam biopori.

b. Sampah yang dapat di daur ulang :

-.Botol2 plastik, cangkir dan plastik pembungkus yang keras. Disediakan terpisah dan bersih, untuk di bawa ke Ambon.

-.dos-dos karton. Di buka-buka dan dalam kondisi kering juga bisa di bawa ke Ambon.

-.Botol2gelas yang masih utuh, logam, aluminium, kaleng tembaga. Bersih untk di bawa ke Ambon, atau di jualkepada pembeli.

c. Sampah sisa :

-. Sampah yang bahaya: baterai, sisa cat dan kuas cat, obat2 tua, lampu yang rusak, pesticiden, sampah elektro, sisa bensin dan minyak. Terpisah dan tersedia untuk di bungkus dan di bawa ke tempat tertentu dan lebih baik lagi ke tempat daur ulang. Ini harus dibicarakan dengan Malteng.

-. Selain itu sampah seperti : pakaian tua, sepatu bekas, kantong plastik tipis, pecahan gelas dan piring, logam bekasan, mainan anak bekas, kaleng2, kertas dengan tinta, kayu bekas yang di cat, telepon genggam yang rusak, popok sekali pakai, barang dari karet. Kumpulkan dan bawa ke tempat penyetoran.

Semua ini bertujuan untuk mengurangi sisa sampah, dan beberapa macam barang dapat di daur ulang.

Perubahan Perilaku

Untuk banyak penghuni kepulauan Maluku ini merupakan suatu saat yang benar2 lain caranya untuk hidup dengan masalah sampah.

Setelah memisahkan bermacam sampah di dalam pekarangan kita sendiri.

Sampah hijau di buan ditumpukan pembuatan kompos, sampah yang bisa di daur ulang dibersihkan, di simpan sampai saat penyetoran atau di jual.

Setiap distrik akan diberikan pengajaran untuk penyetoran / pengambilan dan di mana harus terjadi dan oleh siapa.

Juga beberapa penghuni akan diikut sertakan dalam hal pemisahan / kelanjutan masalah sampah, misalnya penjualan sampah, pengangkutan ke Ambon.
Pembuatan pupuk kompos dapat terjadi di pekarang kita masing atau tiap distrik. Juga orang2 akan diikutsertakan dalam hal pembersihan, dan kontrol dan pelaksanaan. Berarti juga bahwa orang2 berguna dalam banyak hal seperti memberikan lokakarya dan kerajinan rumah tangga.

Di Maluku yang akan dilaksanakan :

Pemilihan ( scheiden )

Pewadahan

Pengumpulan

Pengangkutan

pengolahan

Bank sampah

Bank sampah adalah satu tempat pengumpulan sampah yang dapat di daur ulang dan ini mempunyai nilai / harga.

Pengumpul sampah akan mendapat bayaran ( uang ) per Kg.

Di tempat2 ( kota ) besar bank2 sampah sangat berfungsi.

Tetapi bank sampah akan berfungsi pada waktu2 tertentu/ tempat2 tertentu, yang di atur oleh pemilik toko, orang pembeli besi tua, pemerintah atau Bank ( uang ) sehingga uang bisa langsung masuk rekening bank

4. tempat Penyetoran: TPA

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.28.28

Ada beberapa cara untuk memisahkan / membuang sampah.

Kebiasaan di Maluku sampah di buan di tumpukan dalam pinggir hutan atau tempat koson dan pinggir pantai, sungai atau jurang.

Kebanyakan sampah di bakar. Dengan pemikiran sampah telah dibersihkan, tetapi justru ini baik untuk alam kita.

Dan sampai saat ini sampah yang tidak organik juga terbakar, maka asap pembakaran tidak sehat untuk manusia: barang racun ikut di dalam asap / uap pembakaran, tidak baik untuk kwalitas udara, tanah ( yang jatuh dengan hujan ) dan untuk kesehatan manusia kalau terhirup.

TPA dan TPS :

Sampah2 yang bukan organik ( alamiah ), yang tidak dapat didaur ulang sebaiknya di kumpul dan di tanam di salah satu tempat penyetoran. ( Tempat Pembuangan Akhir, Landfill ) supaya hanya satu tempat itu yang mungkin tercemar. Tapi bukan satu solusi yang terbaik ( idial ) hanya ini lebih baik daripada sampah tersebar di mana-mana dan mengotorkan lautan.

Gas Metana yang tercipta (terjadi ) di tempat penyetoran ( karena sering sekali sampah tercampur dengan sampah organik ) dapat digunakan sebagai persediaan energi.

Di PTA dapat juga di bangun TPS ( Tempat Pengolahan Sampah ). Ini adalah bangunan di mana sampah untuk daur ulang di simpan menurut jenis barang, dikecil-kecilkan, dibersihkan, dan disiapkan untuk di kirim , di jual.

Ada TPS di Indonesia yang juga dapat memproduksikan kompos setelah sampah organik dipisahkan. Tetapi jauh lebih baik adalah sebelumnya sudah memisahkan jenis sampah dekat dari rumah , apalagi di halaman sendiri.

Di beberapa negara sisa sampah di bakar dalam tungku dengan mempergunakan temperatur yang tinggi. Proses ini menghasilkan semacam terak ( plasmarok ), untuk di pakai sebagai bahan bangunan seperti pengerasan jalan. Keuntungan lainnya panas yang timbul dapat digunakan sebagai energi. Malahan tempat penyetoran yang tua di Eropa di gali dan di- eksploitasi. Tungku2 ini sangat mahal dan polusi udara masih di dalam standar.

Keperluan untuk TPA :

-. Sebidang tanah untuk di sewa atau di beli, atau oleh pemilik boleh di pakai. Tempat ini akan mengotor.

-. Tempat ini harus terletak di tengah2 lingkungan, mudah di capai oleh mobil2 truk atau gerobak; jauh dari kali kecil, apalagi perumahan. Jalan masuk kesana harus bagus.

-. Tempat itu harus dipagari dan bisa di kunci.

-. Sedikit demi sedikit harus di gali dan di beri plastik bawah, supaya bila ada kebocoran air tanah tidak dikotori. Bila sebagian sudah terisi dengan sampah, sampah itu ditimbuni tanah dari tanah sekitarnya.

Yang nantinya terjadi tumpukan berlapis.Juga diperlukan pipa udara untuk menyalurkan gas Metana guna keperluan energi.

-. Di daerah TPA dapat disediakan beberapa bak pupuk kompos, di mana orang2 dapat menyetor sampah alam ( karena mereka sendiri tidak bisa membuat pupuk kompos di halaman rumah mereka.

Di Ambon ada beberapa orang yang sudah mempunyai pengalaman dengan TPA / TPS ( Toisapu )

Daur ulang Temisi mengikuti proses semacam itu di Bali, antara Gianyar dan Klungkung ( lihat lapiran Blog Bali Batin )

Sebuah TPS memerlukan ruangan untuk memungkinkan seperti :

-. Ruang kerja yang mempunya jendel terbuka.

-. Kantor yang bisa di kunci / kantin, di mana dapat menyimpan peralatan dan pakaian kerja.

-. Meja sortir , para2 dan bak2 untuk penyimpanan sementara. ( darurat )

-. Alat penyobek dan kolam mencuci.

-. Lantai yang cukup luas.

-. Jika mungkin gerobak dan mesin lantai.

Contoh sebuah TPA dan TPS dengan ukuran 45 X 45 meter:

( sesuai dengan rencana untuk Ihamahu )

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.28.37

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.28.53
Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.29.04

5. Mengurangi / menghilangkan sampah

Untuk hal ini harus ada kejelasan tentang daerah pelaksanaan ( pulau, kampung ) yang nantinya akn berjalan.

Ini ada konsekwensi untuk :

-. Penyusunan grup proyek / struktur perundingan / yang bertanggungjawab.

-. Tempat di mana TPA / TPS akan di bangun. Hanya untuk Saparua ? + Nusalaut ? + Haruku ?

-. Besar instalasi untuk TPA / TPS.

-. Keperluan alat2 transpor ( gerobak, truk2, kapal )

-. Jumlah Pekerja.

-. Kebutuhan keuangan.

-. Sistim kerjasama dengan perusahaan2

-. Kerjasama dengan Toisapu.

Semakin besar lapangan proyek ini makin kompleks pengelolahan organisasinya. Sebaliknya akan lebih efektif hasilnya.

Kalau dapat perkembangan di mulai dengan pada satu kampung / wilayah ke arah pulau Lease.

Dalam kegiatan pengurangan sampah harus ada kerjasama antara pemerintah, perusahaan, yang dapat mengeksploitasi TPA / TPS.

Tentunya semua organisasi masyarakat harus turut serta, dan rakyat melalui penerangan, pendidikan dan tindakan yang perlu.

Saran untuk bak2 sampah dan pengumpulan sampah :

Sampah alam ( lihat a. bab-3 ) di urus oleh penghuni sendiri .

Sampah dikatakan dalam b. dan c : harus di kumpul dan di angkut ke tempat penyetoran.

Ini dapat dengan beberapa cara :

Model A :

Pada satu waktu, misalnya senin jam 7 sampai jam 8, orang2 dapat membawa sampah ketempat pengumpulan.

Di sana ada 2 orang dari TPA dan 2 orang dari kampungsiap dengan bermacam bak koleksi sampah :

Untuk cangkir dan botol plastik

Untuk karton kering

Untuk botol gelas ( kalau tidak terjual kepada tukang loak )

Untuk logam ( kalau tidak terjual kepada tukang loak )

Untuk sampah berbahaya.

Untuk sampah sisa.

Dengan orang penampung besi tua dapat di buat sepakat. Siapa tahu dia bisa pada waktu perjanjian membeli sampah yang masih mempunyai nilai ( semacam bank sampah ).sampah2 yang sudah terpisah dan di kumpul dalam bak2 dapat dengan gerobak atau Mobil truk di bawa ke TPA.

Sampah yang besar2 juga dapat diserahkan, atau di pasar sesuai dengan perjanjian untuk mengambil barang2 tersebut.

Untuk mereka yang tinggal di luar kampung dapat berjanjian kapan dan bagaimana barang2 mereka dikumpul.

Botol2 dan cangkir2 plastik harus bersih waktu diserahkan. Di TPA barang2 sementara di kumpul / di tumpuk misalnya 1 x per bulan atau 2 bulan di bawa ke Ambon untuk di daur ulang. Ini menghasilkan uang.

Bila di TPS ada orang yang menyobek plastik menjadi plastik kecil2 dan dimasukan dalam karung untuk di transpor.

Alamat :

Batu Merah

Gunung Nona

Jalan Baru

Jalan A . Y Patty

Poka

Batu Kerbau ( Green Moluccas )

Beberapa harga ( 2013 )

Botol plastik aqua : Rp.1500~2000 per Kg.

Cangkir plastik aqua : Rp.5000 ~6000 per Kg.

Botol / cangkir plastik lainnya : Rp. 1000 per Kg.

Sampah yang bahaya di TPA di bungkus dengan kain layar plastik dan di setor.

Sampah sisa di setor di TPA.

Bak2 sampah di sekolah2 dan toko2 harus di atur sendiri.

Untuk sampah yang diragukan jenisnya di kumpul di gerobak setelah lapor di pasar setiap hari senin antara jam 7 dan 8.

Ibu2 / bapak2 yang berada di sana harus mendapat pengajaran yang baik.

Terutama pada awal peraturan sampah guna masyarakat mendapat instruksi yang benar.

Dan oleh team pembantu dari kampun mereka mengkontrol dan memberi petunjuk, misalnya sementara jam istirahat sekolah melihat / meneliti.

Manfaat model A. adalah orang mengetahui jenis sampah yang ada.

Mereka belajar mengumpulkan sampah di bak2 sampah yang benar.!!!

Model ini relatif murah. Mobil2 sampah tidah harus keliling kampung dan bak2 sampah yang dibutuhkan sedikit jumpahnya.

Persyaratan ( keberatan ? )orang2 harus membuat waktu untuk sementara menyimpan sampah dan membawa ketempat pengumpulan samah pada waktu2 tertentu.

Saran2 : sebaiknya untuk memulai dengan proyek ini disarankan memilih model A.

Dengan demikian setiap orang di kampung bertanggungjawab untuk pemisahan sampah mereka dan dengan cara yang benar menyetor di tempat pengumpulkan. Dan ini akan membesarkan rasa kesadaran dan pengetahuan tentang pemisahan sampah. Dan semua itu berjalan denga baik. Bagi mereka yang harus sampah membawa ke PTA, jelas dan mudah di teliti.

Model B :

Setiap sektor disediakan 2 bak sampah,juga di tempat2 publik dan pertokoan. Orang2 dapat terus menerus membuang sampah dalam bak :

Satu untuk sampah2 yang dapat di daur ulang, yang satu untuk tidak dapat di daur ulang. Setiap satu atau dua minggu bak2 itu dikosongkan, sampah di bawa ke TPA, bila perlu dibersihkan, di sortir, di hancur, di bungkus untuk di kirim atau ke tempat penyetoran.

Juga dapat terorganisir per sektor oleh siapa bak2 pada waktu tertentu di bawa ke tempat pengumpulan. Dalam hal ini sampah yang berbahaya harus tersediri diserahkan, misalnya di kantor pemerintah kota.

Karton harus juga tersendiri, supaya tidak basah karena hujan.

Barang2 besar setelah ada perjanjian.

Keuntungannya orang2 dapat menyetor sampah mereka setiap saat.

Kebertannya akan selalu ada kesalahan sewaktu menyetor, sampah2 tercampur karena kekumuhan, ketidakacuhan atau ketidaktahuan.

Semua ini akan memerlukan instruksi berkepanjangan dan perlu kontrol.

Sampah2 dalam bak2 akan kehujanan. Anjing2 akan mendengus dan menumpahkan sampah. Sampah2 harus di sortir dan tambahan pekerjaan.

Angkutan sampah harus keliling kemana-mana.

Model C :

Semua orang mendapat 2 bak sampah dengan tanda2 seperti : nama pemilik ; satu untuk sampah daur ulang, satu lagi untuk sampah tidak daur ulang. Sampah alam harus di olah sendiri menjadi pupuk kompos.

Pada waktu2 tertentu bak2 itu harus diletakan di pinggir jalan atau bawa ke tempat pengumpulan.

Angkutan akan lewat dan masukan ke dalam bak kumpul, untuk selanjutnya di bawa ke TPA / TPS.

Barang berbahaya dan karton harus tersendiri ( kering ) di setor ke alamat tertentu. Untuk barang besarharus lapor dulu di kantor kota. Ini bisa di ambil setiap bulan .

Keuntungannya setiap rumah tangga mengurus sendiri sampah mereka.

Kerugiannya akan mengeluarkan biaya besar ( dan banyak plastik ).

Model ini akan berjalan apabila pemisahan dan pembersihan sampah dengan baik pelaksanaannya.

6. Penerangan, pendidikan, tindakan pembersihan, memulai.

Mengenai Penerangan dan Pendidikan berbagai kegiatan yang bertujuan :

Memberikan pengajaran, perubahan tingkah laku, menciptakan pengertian dan dukungan untukbertindak baik mengenai perilaku lingkungan.

Dengan kata lain : peraturan dan instruksi, penerangan, pelajaran, lokakarya, tindakan pembersihan dll.

Untuk itu diharapkan agar semua instansi turut ikut serta, menganggap ini sebagai tugas mereka : Pemerintan, sekolah2, gereja, mesjid, persatuan wanita, klup pemuda.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.29.14

Di Maluku beberapa kegiatan pendidikan sudah diterapkan.

Di Gereja2 masalah kehidupan lingkungan seringkali dibawakan dalam doa sekaligus merupakan pesan Alkitab. Melalui Gereja diadakan aksi untuk membersihkan alam. Ada rencana untuk “ setiap hari rabu tidak memakai plastik.” Juga untuk anak2 ekolah minggu dibicarakan tentang kehidupan sehari-hari. Dalam persatuan ibu2 PKK dan grup yang lainnya ( misalnya sekolah ) populer untuk bekerjatangan dengan kotak bungkus yang kosong.

Pemakai ulang ini dianggap sebagai daur ulang dan mereka sangat bangga.

Kotak bungkus mendapatkan hidup kedua dan di jual atau menjadi perhiasan rumah.

Orang2 di Maluku biasanya mengadakan presentasi, dan memberikan pendidikan secara garis besar.

Lebih efektif bila lokakarya dan bekerja dengan benda2 dalam sitasi yang konkrit. Orang2 dapat belajar dengan cepat melalui sistim ini, agar supaya mengalami sendiri. Banyak bahan2 tentang alam yang sudah terbit sebagai informasi. Tetapi tidak terarah secara khusus masalah sampah di Saparua, yang sementara ini dari awalnya mencoba proses perubahan mental / kesadaran akan masalah sampah pada umumnya.

Untuk kota Ambon sejak tahun 2010 s/d 2012 telah di ulah bahan2 pendidikan dalam rangka proyek “Ambon Hijau dan Bersih “ :

-. Surat edaran untuk umum ; “Ambon tanpa Sampah “ dan “Membuat Kompos “.

-. Konsep sekolah Hijau ; lihat lampiran “Konsep Green School “.

-. Lembaran2 lepas tentang rencana kerja dengan maksud untuk pendidikan tentang alam di sekolah2 dasar.

 

Sekolah Hijau :

Istilah “ Green “ sudak terkenal ( beken ) di Maluku. Tapi mengenai isi dan pengertiannya masih harus diterangkan.

Sekolah Hijau juga istilah yang di pakai di dunia untuk sekolah yang menggunakan sistim pendidikan dan penerangan jangka panjang ( tidak begitu saja ).

Untuk Maluku konsep “ Sekolah Hijau “ dirumuskan sebagai berikut : tanpa benda2 yang rumit van persediannya yang sederhana dapat dilaksanakan dan di kontrol.

Di Ambon telah terjadi pertandingan nyata dalam tahun 2012.

Sampai sekarang sekolah2 berusaha melaksanakan 8 syarat ( lihat lampiran “ Konsep Green School “ ). Sayang sekali pemenang perlombaan “ Green School “ tahun 2012 tidak dilanjutkan programnya.

Aksi Pembersihan :

Di mana-mana terlihat banyak sampah2 lama, sangat perlu oleh grup2 manusia sebaiknya semua pemduduk, mengadakan aksi pembersihan besar2an. Agar supaya kita diperlihatkan keadaan nyata tentang sampah kita sendiri dan sampah orang lain.

Praktisnya memberikan penerangan tentang sampah dan akibatnya untuk alam.

Pasti orang2 akan membicarakan persoalan ini. Dan mereka akan lebih waspada dan sadar akan perilaku mereka sendiri. Untuk kohesi sosial ini merupaka kegiatan yang bagus. Dan tentunya setiap tahun di ulang lagi, misalnya sebelum Hari Natal, sewaktu masyarakat membersihkan desa / kampung, karena ada saja yang belum sadar akan sampah dan masih buang di sana sini.

 

Menggunakan kultur sosial :

Kebanyakan di kampung2 orang terbiasa dengan kegiatan untuk seluruh masyarakat, misalnya membangun gereja baru, atau gotong royong membersihkan halaman dan tempat2 umum,membantu waktu penguburan warga kampung. Ini diselenggarakan melalui sektor atao persatuan2. Organisasi ini dapat digunakan juga untuk pelaksanaan kegiatan lingkungan seperti pembuatan kompos, pembersihan. Sekaligus terjadi kontrol antara masyarakat.

 

Menggunakan media sosial :

Juga di Indonesia penggunaan media makin lama makin banyak. Dengan demikian kita dapat saling merangsang satu sama lain untuk mengambil tindakan.

Sebuah contoh, di Raja Ampat, baru saja beberapa grup penduduk bekerjasama dalam aksi pembersihan .

Lihat www.stayrajaampat.com/?p=4206

Memancing Liter ( Fishing for litter ):
Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.29.25

Di seluruh dunia banyak sampah2 berasal ( di buang ) dari kapal2 yang diketemukan di laut. Joga di Maluku terjadi terutama oleg penumpang kapal laut. Pemerintah harus mengadak pembicaraan dengan pemilik kapal.

Diharuskan menyediakan bak2 sampah di kapal dan di pelabuhan, baiknya bak2 terpisah dan di beri tanda !!

Di teluk Ambon pemerintah kota mendapat tugas mengumpulkan sampah2 yang terapung di laut.

Memulai ( Kick-off ):

Untuk memulai pemisahan sampah sangat penting adalah Persiapan sebelumnya.

Segala persiapan kegiatan harus dijalani serentak :

-. Tempat penyetoran sudah harus siap.

-. Stuktur organisasi harus jelas; sepakat, dan pertanggungjawaban di buat.

-. Pekerja bagian sampah sudah harus mendapat instruksi dan persediaan perlengkapan.

-. Masyarakat sudah harus mendapat penerangan yang jelas tentang macam2 sampah dan bagaimana mereka harus memisahkannya.

-. Instruksi bagaimana penyetoran sampah, waktu dan tempat penyetoran.

-. Penjelasan tentang kontrol dan sangsi.

Minggu lingkungan

Disarankan supaya seminggu sebelum proyek di mulai, bersama seluruh kampung dan kegiatan2 memberikan perhatian dengan cara misalnya :

-. Membicarakan proyek lingkungan di sekolah-sekolah.

-. Membicarakan proyek ini di gereja / mesjit .

-. Mengadakan lokakarya untuk ibu2.

-. Dan puncaknya : bersama-sama membersihkan kampung.

Apalagi ramai-ramai makan Patita ( tanpa plastik ) dan TV RI dapat di undang untuk membuat reportasi.

Beberapa informatif sites :
www.temesirecycling.org
www.stichtingdenoordzee.nl
www.plastcsoupfoundation.org
www.marlisco.eu
www.youtube.com/watch?v=017bBeXhYz4: (Sources and impact of marine litter)
www.rappler.com/nation/69533
www.planeetzee.be
www.milieucentraal.nl
www.cleanuptheworld.org
www.closingtheloop.eu
www.plastictasvrij.nl
www.svzo.nl (stichting vrijwillige afvalopruimers)
www.dw.de/masalah-sampah-plastik

7. Pembuatan pupuk kompos

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.29.39

Pembuatan pupuk kompos adalah proses alamiah, di mana sampah alam di makan ole binatang tanah seperti cacing dan terjadi pencernaan oleh bateri dan jamur2. Sampah alam ini di rubah menjadi bahan makanan, supaya tanaman melalui akar2 dapat di sedot.

Proses pembuatan kompos berjalan terus di alam sejak ribuan tahun lalu merupakan suatu lingkaran makanan. ( lihat bab.1 )

Sampah alam yaitu sampah2 yang terdiri dari organ2 yang hidup atau mati.

Sampah alam itu apa-apa ( tidak menjadi persoalan ). Kita dapat membuang di halaman / kebun kita atau di hutan. Juga kalau di lautpun tidak apa-apa. Binatang2 kecil, jamur2, bakteri2 ( kiman ) akan mencerna dan merubah sampah itu menjadi makanan.

Tetapi mengapa kita buang sampah alam itu begitu saja ?

Kita dapat menggunakannya sebagai bahan pembuatan pupuk kompos dan tanah akan menjadi subur. Berarti tidak boleh di campur dengan sampah2 jenis lainnya; Binatang2 kecil tentunya tidak suka !

Sampah alam ini dapat digunakan di setiap rumah atau perumahan untuk pembuatan pupuk kompos. Apabila sampah lama di simpan tunggu sampai di ambil, akan jamuran ( = proses pupuk kompos ! )

Sehingga harus disediakan tempat penyetoran sampah dan pembuatan kompos dekat rumah / perumahan kita. Dalam surat edaran ( lihat lampiran ) digambarkan bagaimana kita dapat bak kompos dan mengelolanya.

Contoh2 pembuatan kompos.

Tidak bijaksana untuk membuang sisa makanan dan sisa potongan binatang di tumpukan bak kompos. Ini akan membau dan tikus2 dan lalat akan datang. Juga kotoran ( tahi ) binatang yang memakan daging tidak di buang di situ.

Cantoh sampah alam yang dapat menjadi bahan pupuk kompos :

-. Sampah bunga2 dan daun.

-. Ranting kecil tanaman

-. Kulit buah-buahan

-. Sampah sayur-sayuran

-. Ampas gergaji ( kayu )

-. Sisa kayu yang belum di pakai

-. Kulit telor

-. Ampas teh dan kopi

-. Tanaman liar

-. ( hanya sedikit ) kertas kosong atau bekas kotak telor.

Dalam pembuatan pupuk kompos dibedakan antara sampah coklat dan sampah hijau.

Untuk sampah coklad dimaksudkan : benda2 yang kering dan keras misalnya : kulit pohon, ranting pohon, tanaman yang dikeringkan, kulit buah-buahan .

Sampah hijau : rumput, sampah sayuran, sisak buah2an yang lembek.

Sebaiknya dua jenis sampah ini di pisah jangan tercampur.

Dalam lampiran dapat di baca bagaimana kita dapat membuat kompos.

8. Hambatan2

Inisiatif – inisiatif

Untuk Ihamahu beberapa tahun lalu sudah ada usul rencana pembangunan tempat penyetoran dan pembuangan limpah . ( Sampah grup Ihamahu : Charlie Hitipeuw, Magda Pattiiha, John Pattiiha, Ada Lilipaly – de Voogt ).

Di Itawaka sudah beberapa kali dibicarakan dengan Raja dan anggota Saniri,untuk menunjukan bahwa mengenai sampah apa yang dapat kita kerjakan guna pengurangan dan merapikannya. ( Max Watttimena )

Di Tuhaha bersangkutan dengan undangan bapak pendeta serta ibu setempat diadakan penerangan dalam pertemuan ibu2

Di Haria sedang di buat satu usul untuk aksi pembersihan.

Usul itu tersebar keseluruh pulau, dan kemungkinan termasuk Nusalaut dan Haruku. ( Kees Lafeber )

Hambatan-hambatan :

Dari pengalaman dapat disimpulkan banyak hambatan yang dialami :

-. Yang terpenting adalah perbedaan dalam budaya Pengurus dan Organisasi. Di sana orang biasa dengan budaya terbalik, berarti mereka tidak biasa dan juga tidak mengharapkan bahwa inisiatif itu datangnya dari tingkat bawah. Dan ini menghabat dalam hal pertanggungjawaban.

-. Orang saling tunggu menunggu dan tidak berani untuk bertanggungjawab. Pemerintah takut tidak mendapat dukungan ; penghuni tidak berani datang dengan satu rencana, atau tidak menguasai masalah.

-. Walaupun orang sadar akan masalah tapi mereka mempunyai prioritas sendiri.

-. Kurangnya kesadaran bahwa, dengan kehidupan modernisasi kemakmuran dan konsumsi meninggi, kitapun wajib untuk bertujuan supaya lingkumgam alan kita tetap bagus dan indah.

-. Kurangnya pengetahuan tentang sampah dan akibat2nya terhadap lingkungan alam.

-. Banyak yang harus diperbaiki dalam hal perilaku tentang sampah.

Orang buang sampahnya ( kertas / plastik bungkus ) begitu saja, menyapu ke luar halaman mereka dan buang ke laut.

-. Kita acuh terhadap lingkungan alam kita : karang2 di injak2, pantai di gali, pohon tua di tebangtanpa menanam yang baru, binatan2 terancam di bunuh.

-. Orang2 tidak berdisiplin akan perjajian dan pertanggungjawaban.

Perjanjian tidak di tulis, dan tidak dilaksanakan, atau merubah bila perlu.

 

Banyak kebijaksanaan khusus.

Di Ihamahu sudah ada rencana tahun 2012 :

Sebidang tanah dari pemerintah kota untuk tempat penyetoran , ada rencana konkrit penyerahan sampah, ada usul di buat oleh pegawai pemerintah dari propinsi, diadakan penerangan di mana2.

Rencan itu dimasukan kedalam lemari es, karena Ibu Raja menganggap bahwa rencana itu milik dia berhubungan dengan jabatan ibu Raja sebagai ketua PKK setempat. Dia tidak mendengar investasi dari Nederland, apalagi investasi dari Ihamahu. Setelah beberapa kali pertikaian dia mengundurkan diri, tapi Bapa Raja melambatkan proses rencana itu.

Saniri tidak bertidak keras agar supaya rencan dapat diteruskan.

Tahun 2015 terlaksana pemilihan Raja. Ada harapan untuk persoalan sampah dibicarakan kembali.

Contoh ini menggambarkan, bagaimana suatu rencan terabai-abai karena dalam hal ini orang saling menunggu apa yang akan dilakukan bapa Raja.

Perjuangan dari grup kerja proyek tiap kampung, di mana kelanjutan pelaksanaan tidak harus tergantung pada seseorang, walaupun seorang Raja. Tapi ini menurut pandangan orang barat … sementara ini ada kabar tanda2 bahwa dari pihak provinsi Maluku orang berusah terus untuk mendukung inisiatif ini.

Konsep Green School
Pendidikan lingkungan ada bagian dari kurikulum

Pemisahan sampah: organik, plastik, metal, karton, botol, baterai, …..

Tempat pengomposan oleh sampah organik

Kebun kecil yang dimaksutkan oleh murid-murid

Lingkungan hijau yang bervariasi; digunakan dalam pelajaran

Aksi pembersihan / pengangkutan sampah di dekitar sekolah

7. Mengurangi plastik; minum air dengan dispenser; memperhatikan tingkat energi, gedung sekolah, materi mebel dan bahan yang lain

8. Green kelompok yang mengadakan aksi dan kegiatan baik di sekolah dan sekitar
Membuat kompos

Kompos, itu apa?
Kompos merupakan bahan-bahan organik yang telah mengalami pelapukan.
Di alam proses pengomposan berjalan dengan alami.

Bahan organik, antara lain: dedaunan, rumput, sisa-sisa ranting, jerami, kotoran hewan, kembang dan lainnya, akan menjadi sumber makanan bagi bakteri dan makhluk hidup lainnya yang hidup di tanah.

Oleh sebab itu, bahan-bahan organik itu dapat mengalami proses pengomposan secara alami di alam.

Kompos yang terbentuk juga membantu menyuburkan tanah dan membantu menyuburkan tanaman yang tumbuh di sekitarnya.

Membuat kompos sendiri:
Membuat kompos sendiri sangatlah mudah dan dapat digunakan di kebun atau tanaman kita sendiri.

Untuk pembuatan kompos ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah seperti di bawah ini:

1.Pilih sampah organik dan anorganik.
Sampah yang akan dijadikan untuk proses pengomposan adalah sampah organik. Sampah anorganik seperti kaleng, plastik, botol dan lain-lain tidak akan terurai secara alami di alam.

2. Membuat wadah/tempat untuk pengomposan.
Ada beberapa cara yang akan digunakan untuk membuat wadah ini antara lain:
Membuat lubang di halaman rumah.
Membuat wadah dari kayu atau kawat kasa.
Menggunakan tong/drum bekas; tong/drum ini diberi lubang yang ukurannya kecil, untuk mencegah tumpukan sampah organik dari hewan-hewan lain, seperti tikus, kecoa.
Bagi yang memiliki halaman atau kebun yang cucup luas, dapat membuat tempat pengomposan dari batu.

Siapkan 3 ruang dengan ukuran cukup besar.

Ruang pertama selalu digunakan untuk menaruh sampah organik yang baru.

Jika sampah sudah mulai membusuk, pindahkan sampah tersebut ke ruang kedua.

Jika volume sampah ini sudah mulai berkurang, pindahkan sampah tebut ke ruang ketiga, untuk penyempurnaan proses pengomposan. Rse

Schermafbeelding 2015-10-04 om 12.19.31

Tempat kompos harus berhubungan dengan tanah, supaya makhlup hidup di tanah bisa memasuki tempat.

Tempat kompos perlu di bawah naungan, jangan diletakan secara langsung di bawah sinar matahari.

Kompos akan menjadi semkain kering.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.30.42

3. Menaruh sampah organik di tempat/wadah kompos.
Sampah yang akan ditaruh pada wadah kompos perlu dicacah terlebih dulu, agar potongan sampah organik menjadi semakin kecil.

Hal ini dimaksudkan agar proses pengomposan dapat berjalan dengan lebih cepat.

Yang boleh ditaruh Yang tidak boleh ditaruh

daun-daun makanan yang digoreng/
ranting direbus
ampas kayu (tanpa cat) (dapat menarik tikus)
kulit buah roti yang sudah lama
rumput gemuk dan minyak
ampas kopi dan te kertas
kulit telur kotoran hewan yang masih
abu kayu basah
4. Udara dan air
Di dalam bahan sampah organik, kelembaban udara dan air harus dijaga dan diperhatikan.

Jika sampah terlalu kering, tambahkan air secukupnya dan dicampur seluruhnya sehingga merata menggunakan sekop atau garpu.
Pembalikan kompos harus dilakukan kadang-kadang, untuk menjaga sirkulasi udara. Jika hujan, hindari percikan air hujan dan genangan air dengan cara menutup tumpukan kompos dengan menggunakan terpal, agar kelembabannya tetap terjaga.

Ada masalah?

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.30.59

5. Menunggu hasil pengomposan.
Jika tempat kompos penuh, tempat ditutup dengan daun besar dan meninggalkan, supaya proses pengomposan melangsung.
6. Hasil!
Warna kompos sudah hitam seperti tanah?

Pertanda kompos telah jadi dan siap dipanen.

Kompos dapat digunakan di kebun atau di dalam pot bunga.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.30.21

Bapak dan ibu dapat menikmati sayuran dan bunga-bunga di kebun dengan menggunakan kompos sendiri.
Menikmati juga pengurangan sampah di lingkungan, menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.
Selamat mencoba!

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.31.53

Informasi ini diadakan atas kerjasama Pemerintah kota Ambon dengan Pemerintah kota Vlissingen di Belanda.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.32.26

Penulis: Ada Lilipaly – de Voogt, maart 2015
Gambaran oleh : Shantasiri Jayaweera

Archief

Green Moluccas Ondersteund door WordPress

Green Moluccas

Afval op Saparua

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.25.48

Isi:

1. Masalah Sampah

2. Penindakan terhadap masalah Sampah

3. Pemisahan Sampah

4. Tempat pembuangan Sampah ( TPA- Tempat Pembuangan Akhir )

5. Pembuangan Sampah

6. Penerangan, Pendidikan, Pembersihan, Penyelesaian

7. Pemupukan ( pupuk Kompos )

8. Hambatan

Lampiran :

Konsep Green School

Membuat Kompos

Pengolahan sampah dan Daur ulang di Bali : Temesi recycling

Di saat ini negara-negara di dunia termasuk Indonesia mengalami masalah lingkungan seperti :

*. Prnghancuran hutan guna pembangunan perumahan, lalu-lintas

Pertanian, pabrik

*. Kebudayaan satu jenis, ladang yang menjadi tidak subur, pemakaian obat-obat kimia ( pesticiden )

*.Penggalian harta bumi, penggalian pantai

*.Perwujudan ( emisi ) Udara, air dan tanah

Masalah ini disebabkan oleh kegiatan manusia dan dunia luar mempengaruhi kehidupan manusia : dambak ruangkaca pemanas dan perubahan cuaca, gangguan eco-sistim

 

Untuk kegiatan manusia perlu banyak energi dan bahan baku. Banyak proses produksi yang mengakibatkan udara, air dan tanah menjadi kotor.

Dan produksi2 itu akan di pakai manusia, tidak dipergunakan dan akhirnya membuang dalam bentuk sampah.

Sampah merupakan masalah besar lingkungan, di mana kita masing-masing mengalaminya. Juga di pulau kecil seperti Saparua.

Cacatan tentang sampah pada umumnya , dan khusus akan kita lihat di pulau Saparua.

Ini terbentuk setelah 3 tahun proyek pendidikan tentang alam di Ambon dan rencana 4 tahun serta kegiatan dalam bentuk pendidikan tentang sampah dan penyediaan penampungan sampah di Ihamah

  1. Masalah sampah

Sampah terutama terdiri dari barang2 buatan kimia. Apabila manusia mempunyai kebiasaan membuang sampah di jalanan, sungai, pantai atau hutan ini mengakibatkan masalah. Karena dari barang2 buatan kimia ini tidak menghilang begitu saja sebab binatang dalam tanah, jamur2 dan bakteri tidak dapat mencerna barang2 tersebut.

Sampah alam :

Jaman dulu manusia ( orang-orang ) hidup dekat alam. Mereka membangun rumah dari bambu dan daun2 pohon palem ( nyiur, nipah ); perkakas rumah tangga dari kayu dan rotan.

Dari bambu dibuat berbagai peraltan, dari kulit pohon dijadikan semacam bahan pelindung punggung, dan dari kapas dibuat kain tenunan.

Semua yang di pakai berasal dari alam.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.25.17

Hal ini kita sebut lingkaran hidup : Tanaman mengambil makanan dari tanah. Dan ini menjadi makanan manusia dan hewan.

Manusia dan binatang adalah pemakai.

Seringkali salah satu pemakai menjadi makanan bagi pemakai lainnya.

Contoh : ikan kecil di makan oleh ikan besar dan selanjutnya di makan oleh ikan tuna dan inipun akan di makan oleh manusia.

Apa selain tanaman yang di makan akan menjadi sampah yang langsung terlihat dia tas tanah. Hewan dan manusia memproduksi sampah : tahi, rambut, kuku.

Akhirnya manusia dan binatang akan mati dan menjadi sampah.

Kita menyebut sampah dari tanaman, binatang dan manusia ; sampah alam atau sampah organik.

Sampah berasal dari tanaman, hewan dan manusia dibersihkan oleh hewan2 yang penting yang hidup di linkungan kita. Mereka memakan itu semua dan mengeluarkannya dalam bentuk tahi. Hewan2 ini kita sebut Pengurai.

Bakteri dan jamur juga termasuk pengurai, yang tugasnya dalam proses pembuatan pupuk kompos. Mereka mengambil makanan dari sampah organik dan membawa kedalam tanah di mana mencair di air tanah.

Akar2 tanaman mengisap cairan itu dan terbentuk lingkaran alam seperti diterangkan dia tas. Dan lingkaran alam ini tidak menghasilkan sampah !

Binatang dalam tanah :

Binatang2 kecil seringkali di anggap kotor, jijik dan harus disingkirkan/ dimusnahkan. Ternyata mereka itu berguna sekali bagi manusia karena mereka membersihkan sampah2 manusia.

Tanpa mereka kita tidak bisa hidup di dunia ini. Sampah makin lama makin bertumpuk tinggi. Tetapi karena binatang2 kecil itu hidup dari limbah alam di antara tumpukan daun yang jatuh ketanah, di bawah batang pohon, di bawah batu2, sudut2 yang gelap dan basah / lembab.

Terutama cacing mereka sangat berguna, hidup dalam tanah yang berlapis daun2. Mereka menarik daun2 ke dalam tanah, dan merubah menjadi limbah alam. Binatang2 kecil ini boleh kita katakan pahlawan lingkungan hidup kita.

Masalah limbah dapat kita uraikan sebagai berikut :

Semua yang disukai cacing, akan tidak ada masalah dalam lingkungan hidup.

Semua yang tidak disukai cacing, tidak bagus untuk alam; oleh sebab itu kita harus memikirkan dan mencari jalan keluar untuk masalah limbah.

Masalah Limbah ( sampah ):

Manusia memproduksi barang2 yang tidak pada tempatnya di dalam lingkaran alam. Mereka belajar membuat barang2 logam, kaca dan tanah liat. Abad terakhir sekitar 80 tahun lalu, muncul barang buatan dari kimia.

Barang2 tersebut di buat dari bahan tambang secara kimiah dengan mempergunakan energi yang besar untuk berbagai barang baru.

Yang terkenal adalah plastik. Berbagai macam ; ada yang untuk produksi tahan lama, yang lainnya untuk pemakaian satu kali. Karena banyak barang yang diproduksikan maka harganya tidak begitu mahal.

Plastik mempunyai banyak manfaatnya : mudah di bentuk, bisa di beri warna warni, dan tahan lama. Tetapi banyak pula kekurangannya.

Sewaktu memproduksi, banyak gas2 racun yang meluap keluar sehingga mengotorkan udara dan limbah air. Banyak plastik yang mengandung bahan kimia yang sebenarnya tidak baik untuk kehidupan manusia.

Misalnya terdapat dalam permainan anak ternyata terlalu banyak racun !

Apabila plastik rusak dan merupakan limbah, ini tidak dicerna, akhirnya bertimbun-timbun sebagai gunung sampah. Ini dikarenakan barang2 buatan ( kimia ) tidak dapat di makan oleh hewan / binatang dalam tanah.mereka keracunan.

Sampah plastik ini akan hancur menjadi barang2 kecil yang kerena pengaruh air dan matahari.( basah kering, basah kering .. )

Dan tetap barang racun. Oleh hewan2 di lihat sebagai makanan, yang akhirnya binatang sakit. Juga racun masuk ke dalam tanah ; batere yang bocor, sisa2 cat, oli yang tua atau bekas di pakai dan bensin, obad pembersih dan pestisida yang di buang begitu saja. Di tempat ini tanaman tidak bisa tumbuh dan binatang dalam tanah akan mati.

Sup Plastik :

Banyak sampah yang diketemukan di laut, daratan di sungai dan laut yang di lempar kelaut dari kapal. Sebagian akan tenggelam ke dasar laut.

Pada tempat2 tertentu bisa di buat kapal selam melalui alat2, mebel, jaring ikan, pot dan panci2 tua. Banyak sampah2 yang terapung apung.

Di lautan diadakan penelitian tentang sampah yang terapung. Ternyata dari semua benua sampah memulai penjalannya. Disebabkan arus laut maka semua barang terapung membuat gerakan melingkar, sampai semua mendapat pengaruh cahaya, garam dan air, hancur menjadi barang2 kecil sehingga racun menyebar dalam air laut.

Jumlah sampah laut yang besar ini di sebut Sup plastik. Di samping di lautan ada 3 macam gyres, konsentrasi besar yang ditemukan di lautan dunia. Diperkirakan keseluruhannya sekitar 200 Juta kg sampah terapung !

Sampah ini meracuni kura2, karena kura2 tadi menanggap platis seperti ubur2; ikan2 terjerat di jaringan ikan yang tua dan keranjang plastik.

Burung2 laut melihat plastik sebagai makanan mereka.

Anak burung camar di beri makan dengan korek api, tutupan botol yang terapung. Sehingga perut mereka penuh tapi akan mati karena kelaparan.

Plastik tidak akan hilang. Dari pengaruh air dan cahaya matahari plastik tadi akan hancur sampai Mikro malahan nano partikel ( lebih kecil dari ujung jarum ), tapi tidak akan hilang ( lenyap ). Dan benda2 kecil ini di anggap sebagai makanan.

Bahaya yang kedua di mana benda2 itu menarik logam berat. Berdiam dalam daging hewan dan mempengaruhi hormon2 ( misalnya ; kesuburan wanita ).

Penelitian mengatakan bahwa 10 ~ 30 % ikan laut mengandum racun dalam tubuhnya.!

Yang akhirnya di makan oleh manusia, ini berarti kembali ke piring kita sendiri.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.26.16

Malah dalam madu melalui air dalam tanah, tanaman dan kumbang terdapat nano partikel. Juga misalnya dalam produksi scrub dan pasta gigi di pakai micro partikel plastik. Di seluruh dunia dikerahkan untuk meredam : pengurangan membuang plastik.

Di negri Belanda kantong plastik tipis dan gratis sejak 2016 sudah di larang.

 

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.26.01

Perkiraan waktu degradasi sampah dalam laut :

Triplex 1 sampai 3 tahun

Pakaian katun 1 sampai 5 tahun

Puntung rokok 1 sampai 5 tahun

Kantong plastik 10 sampai 20 tahun

Kaleng 50 tahun

Kaleng aluminium 200 tahun lebih

Botol plastik 450 tahun

Popok satu kali pakai 450 tahun

Pakaian sintesis 400 sampai 500 tahun

Nilon pancing 600 tahun

Botol gelas 1000 tahun lebih

 

Trouw ( surat kabar ) ; 28 / 2 / 2015

Sudah lewat.

Lebih dari setengah abad berbelanja, roti kebab, muntahan anak bayi, tahi anjimg dan kotoran kucing di angkut atau dimasukan dalm kantong plastik buang mulai 1 januari 2017 di larang.

Ini disampaikan oleh Sekretaris Negara Wilma Mansveld ( infrastruktur dan alam ) kepada kabinet negara. ( khusus untuk kantong plastis yang gratis )

Kantong plastik tipis dan gampang robek yang selalu di pakai lebih dari satu kali dan akhirnya jatuh ke alam mungkin akan di makan oleh kura2 yang langka. Sebenarnya ini juga aneh di mana obyek yang sangat singkat pemakaiannya, lama sesudah kita sendiri lenyap masih ada, sebagai hantu dari untuk masyarakat konsumsi.

Di beberapa negara plastik tidak berharga sudah di larang, antara lain Rwanda. Tetapi negara China , yang di kenal sebagai negara yang acuh terhadap alam, merasa sudah waktunya untuk mengambil tindakan juga untuk melarang. Dan negara Belanda akan mengikuti tindakan seperti itu.

Sayangnya untuk mahasiswa payau yang lupa tas perbelanjaan cepat2 pergi ke bagian sayur mayur untuk mengambil kantong plastik gratis. Karena tidak mau membeli kantong plastik

Untuk setiap pemesan makan malam melalui Thuiszorg.nl; harus bayar lebih untuk tas untuk membungkus döner kebab mereka. ?

Tentu ini adalah hal ( kasus ) yang baik di mana tindakan di ambil guna mengurangi sampah. Ini memerlukan adaptasi,yang akhirnya menjadi kebiasaan untuk tidak memakai kantong plastik.tetapi ini tidak berlaku untuk plastik yang telah tersebar di mana-mana.

PZC ( surat kabar ); 29/10/2014

Angka-angka plastik :

Plastik produksi dunia ; kira-kira 250 milyar Kg per tahun

Plastik di lautan : kira-kira 4,7 milyar Kg; tambahan setiap hari 12 Juta Kg pemakaian tas plastik; 1 Jutaper menit = 500 milyar per tahunpenggunaan plastik tas: rata2 15 menit kira2 8 % dari minyak bumi di pakai untuk produksi plastik.

2.Penindakan terhadap masalah sampah

Dengan adanya pembangunan segala macam teknik dan produksi kimia, timbulah keperluan untuk mencari solusi pengelolahan barang2 yang tidak lagi digunakan. Sampah barang2 yang di buat manusia merupakan masalah besar dunia. Di negara negara yang sudah lama ada sampah barang2 buatan kimia, seperti di negri Belanda, solusi yang di cari adalah mengurangi produksi sampah dan menyediakan sampah untuk di oleh kembali atau pembersihan. Juga di negara2 yang sedang berkembang seperti Indonesia ini sangat perlu, dan kesadaran untuk mengambil kebijaksanaan produksi tahan lama. Ini menyangkut , orang : pengurus, perusahaan, sekolah2, gereja2 dan semua masyarakat dari yang muda maupun yang tua.

.

Sekaligus dari segala sudut mencari solusi:

1.Mengadakan persediaan untuk sisa sampah dan pemisahan serta pelaksanaannya. Peraturan, pemeriksaan, kesepakatan dengan perusahaan, sektor pemasaran dan pengangkutan.

Ini tugas pemeritah wilayah setempat yang bekerjasama dengan pemeritah setempat.

2.memberi penerangan, sosialisasi, aksi pembersihan, mengumpilkan dan menjual sampah yang dapat di pakai ulang. Ini tugas pemerintah setempat di sokong oler wilayah, bersama dengan lembaga desa seperti perkumpulan pemuda dan ibu2, gereja mesjid, puskesmas, perkumpulan2 dll.

3.Pendidikan dan menunjukan cara kerja. Ini tugas sekolah2 dan bermacam-macam persatuan.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.26.57

3 X R :

Penindakan di seluruh dunia adalah 3 XR : pengurangan, pemakaian ulang, mendaur ulang; di mana yang pertama mendapat prioritas utama, di ikuti yang kedua, seterusnya yang ketiga.

Di seluruh dunia penelitian terakhir tentang sampah di laut memperlihatkan jumlah sampah ternyata besar sekali dari apa yang diperhitungkan, dan harus dikerahkan tujuan untuk peredam, pemisahan pemakaian barang2 tidak alamiah, dan mencegah agar supaya tidak terdapat di alam.

Peredam, pengurangan sampah ; mengurangi

Peredam berarti: kurang memakai barang2 yang tidak organik.

Seperti: pakaian dari kapas, mebel dari bambu, rotan atau kayu, berbelanja dengan memakai tas belanja kepunyaan sendiri, menyediakan makanan dengan memakai servis yang dapat di cuci, air dari dispenser atau meminum air yang telah di masak.

Apabila barang2 buatan kimia tidak perlu lagi, belilah yang berkwalitas, sehingga dapat di pakai lama.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.27.10

Pemakaian ulang, memakai ulang dan memperbaiki barang2; menggunakan kembali.

Di Maluku sudah banyak inisiatip untuk memakai ulang barang2; juga kerajinan tangan termasuk re-use.

Daur ulang, baru baru di buat dari barang lama; mendaur ulang.

Penting sekali agar supaya sebanyak mungkin sampah di daur ulang, supaya tidak ada yang di buang begitu saja dan tidak perlu mengambil bahan baku dari bumi.

Penting : bahwa sampah di kenal macamnya, di pilih dan di pisah !!

Misalnya:

Pakaian lama ( tua ), di mana barang baru dapat di buat.

Kertas bekas ( tua ), di mana akertas atau karton dapat di produksi.

Plastik yang telah di pakai, dapat di buat plastik baru, atau bahan lain seperti fleese, untuk pakaian di negara2 dingin.

Logam, seperti kaleng, tembaga, besi.

Ini dapat dicairkan dan dapat dipergunakan lagi. Parang2 di buat dari besi2 bekas atau bagian dari mobil !

Botol gelas dan pot2 yang bisa dibersihkan sehingga dapat digunakan untuk waktu yang lama.

Kantong2, botol2 plastik. Ini semua tidak bisa di cerna dan meninggalkan racun. Tapi bisa di daur ulang menjadi plastik baru. Jangan bakar !

Sampah yang berbahaya, seperti baterai2. Benda2 beracun ( bermacam logam ) dikeluarkan dan di daur ulang.

Di Indonesia belum mungkin .

Sampah dari barang2 elektro misalnya ; telepon genggam. Ini di buat dari barang plastik dan bermacam logam. Apakah di Indonesia sudak bisa di daur ulang.

Sampah alam, dapat di jadikan pupuk kompos.

Kurang lebih 70 % sampah berasal dari sampah rumah tangga dan kebun adalah sampah alam. Sampah ini dapat di tumpuk, di buang kedalam lobang atau kotak kompos dijadikan pupuk kompos di sudut pekarangan.

Ini akan terjdi secara alamiah oleh binatang2 tanah jamur dan bakteri, dan bisa di pakai sebagai pupuk untuk tanaman lainnya.

Dalam surat edaran “ Compost maken “ ( pembuatan pupuk kompos ) lihat lampiran, diutarakan bahwa setiap orang dapat dengan mudah memproduksikan pupuk kompos.

Tujuan ke arah peredaran ekonomi.

Di masa depan semua produksi harus diarahkan untuk dapat di daur ulang; Prinsip cradle-to-cradle.

Di negara barat sudah diterapkan prinsip ini. Salah satu perkiraan dengan sirkuit daur ulang dari sampah alam, logam2, plastik2, kertas, karet, gelas, minyak dll. Pengaturan daur ulang makin lama makin efisien.
Tahun 2011 ada proyek yang menarik di Afrika oleh seorang Belanda Joost de Kluijver : “ Closing the loop “.

Telepon2 genggam yang masih dapat di pakai berasal dari Eropa di pakai ulang di Afrika, dan apabila benar2 sudah rusak, di beli dan langsung masuk contener kirim ke Eropa, dan di daur ulang. Di bakar supaya tidak terjadi pengotoran tanah; bayangkan dari 1000 Kg telepon genggam dapat dikeluarkan emas 200 x seperti yang dihasilkan dari 1000 Kg biji besi yang mengandum emas. Proses ini di sebut Pertambangan urban.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.27.33

Sementara in di Maluku belum sejauh itu. Masih dengan sisa sampah yang harus dipisahkan. Jadi bisa dikatakan ada satu R lagi : remove ( mengolah, membereskan )

3.pemisahan sampah

Sangat penting adalah sampah di pisah tersedia untuk di angkut.

Ada dua jenis pemisahan :

*.Organik, sampah alam

*.sampah tidak organik.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.27.42

Untuk pemisahan sampah dapat di bagi dalam 3 kategori besar :

a – Sampah Organik: daun2an, potongan kayu, ampas gergaji,bunga2, tanaman liar, kulit buah2an dan biji tumbuh2an, ampas teh dan kopi, kulit telor, kertas ( sedikit ). Ini dapat di buang dalam alam, atau di buat pupuk kompos di rumah2.

-.sampah dari sisa potongan binatang juga sampah alam, tapi akan membau dan mengundang lalat dan tikus.

Oleh sebab itu : di tanam , di buang ke laut, berikan sebagai makanan binatang atau di dalam biopori.

-. Sisa makanan, juga sampah alam dapat di buang dalam bak kompos, berikan sebagai makanan binatang atau di tanam dalam tanah

Seperti dalam biopori.( akan di makan oleh binatang dalam tanah)

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.28.17

Biopori :

Biopori adalah lobang yang di gali / di bor ( di halaman rumah atau ladang ) mempunyai lebar 10 ~ 15 cm dan kedalaman 1,50 m.

Dalam lubang itu dapat dimasukan sampah alam, seperti pembuatan pupuk kompos, tapi juga sisa makanan dan potongan binatang dan di tutup dengan tanah.sampah alam ini akan cepat tercena oleh kegiatan binatang tanah, bakteri ( kuman ) dan jamur dan juga oleh akar2 tanaman sekitarnya. Kalau anda tidak ada binatang peiaraan maka sisa makanan dan sampah alam akan lenyap di dalam biopori.

b. Sampah yang dapat di daur ulang :

-.Botol2 plastik, cangkir dan plastik pembungkus yang keras. Disediakan terpisah dan bersih, untuk di bawa ke Ambon.

-.dos-dos karton. Di buka-buka dan dalam kondisi kering juga bisa di bawa ke Ambon.

-.Botol2gelas yang masih utuh, logam, aluminium, kaleng tembaga. Bersih untk di bawa ke Ambon, atau di jualkepada pembeli.

c. Sampah sisa :

-. Sampah yang bahaya: baterai, sisa cat dan kuas cat, obat2 tua, lampu yang rusak, pesticiden, sampah elektro, sisa bensin dan minyak. Terpisah dan tersedia untuk di bungkus dan di bawa ke tempat tertentu dan lebih baik lagi ke tempat daur ulang. Ini harus dibicarakan dengan Malteng.

-. Selain itu sampah seperti : pakaian tua, sepatu bekas, kantong plastik tipis, pecahan gelas dan piring, logam bekasan, mainan anak bekas, kaleng2, kertas dengan tinta, kayu bekas yang di cat, telepon genggam yang rusak, popok sekali pakai, barang dari karet. Kumpulkan dan bawa ke tempat penyetoran.

Semua ini bertujuan untuk mengurangi sisa sampah, dan beberapa macam barang dapat di daur ulang.

Perubahan Perilaku

Untuk banyak penghuni kepulauan Maluku ini merupakan suatu saat yang benar2 lain caranya untuk hidup dengan masalah sampah.

Setelah memisahkan bermacam sampah di dalam pekarangan kita sendiri.

Sampah hijau di buan ditumpukan pembuatan kompos, sampah yang bisa di daur ulang dibersihkan, di simpan sampai saat penyetoran atau di jual.

Setiap distrik akan diberikan pengajaran untuk penyetoran / pengambilan dan di mana harus terjadi dan oleh siapa.

Juga beberapa penghuni akan diikut sertakan dalam hal pemisahan / kelanjutan masalah sampah, misalnya penjualan sampah, pengangkutan ke Ambon.
Pembuatan pupuk kompos dapat terjadi di pekarang kita masing atau tiap distrik. Juga orang2 akan diikutsertakan dalam hal pembersihan, dan kontrol dan pelaksanaan. Berarti juga bahwa orang2 berguna dalam banyak hal seperti memberikan lokakarya dan kerajinan rumah tangga.

Di Maluku yang akan dilaksanakan :

Pemilihan ( scheiden )

Pewadahan

Pengumpulan

Pengangkutan

pengolahan

Bank sampah

Bank sampah adalah satu tempat pengumpulan sampah yang dapat di daur ulang dan ini mempunyai nilai / harga.

Pengumpul sampah akan mendapat bayaran ( uang ) per Kg.

Di tempat2 ( kota ) besar bank2 sampah sangat berfungsi.

Tetapi bank sampah akan berfungsi pada waktu2 tertentu/ tempat2 tertentu, yang di atur oleh pemilik toko, orang pembeli besi tua, pemerintah atau Bank ( uang ) sehingga uang bisa langsung masuk rekening bank

4. tempat Penyetoran: TPA

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.28.28

Ada beberapa cara untuk memisahkan / membuang sampah.

Kebiasaan di Maluku sampah di buan di tumpukan dalam pinggir hutan atau tempat koson dan pinggir pantai, sungai atau jurang.

Kebanyakan sampah di bakar. Dengan pemikiran sampah telah dibersihkan, tetapi justru ini baik untuk alam kita.

Dan sampai saat ini sampah yang tidak organik juga terbakar, maka asap pembakaran tidak sehat untuk manusia: barang racun ikut di dalam asap / uap pembakaran, tidak baik untuk kwalitas udara, tanah ( yang jatuh dengan hujan ) dan untuk kesehatan manusia kalau terhirup.

TPA dan TPS :

Sampah2 yang bukan organik ( alamiah ), yang tidak dapat didaur ulang sebaiknya di kumpul dan di tanam di salah satu tempat penyetoran. ( Tempat Pembuangan Akhir, Landfill ) supaya hanya satu tempat itu yang mungkin tercemar. Tapi bukan satu solusi yang terbaik ( idial ) hanya ini lebih baik daripada sampah tersebar di mana-mana dan mengotorkan lautan.

Gas Metana yang tercipta (terjadi ) di tempat penyetoran ( karena sering sekali sampah tercampur dengan sampah organik ) dapat digunakan sebagai persediaan energi.

Di PTA dapat juga di bangun TPS ( Tempat Pengolahan Sampah ). Ini adalah bangunan di mana sampah untuk daur ulang di simpan menurut jenis barang, dikecil-kecilkan, dibersihkan, dan disiapkan untuk di kirim , di jual.

Ada TPS di Indonesia yang juga dapat memproduksikan kompos setelah sampah organik dipisahkan. Tetapi jauh lebih baik adalah sebelumnya sudah memisahkan jenis sampah dekat dari rumah , apalagi di halaman sendiri.

Di beberapa negara sisa sampah di bakar dalam tungku dengan mempergunakan temperatur yang tinggi. Proses ini menghasilkan semacam terak ( plasmarok ), untuk di pakai sebagai bahan bangunan seperti pengerasan jalan. Keuntungan lainnya panas yang timbul dapat digunakan sebagai energi. Malahan tempat penyetoran yang tua di Eropa di gali dan di- eksploitasi. Tungku2 ini sangat mahal dan polusi udara masih di dalam standar.

Keperluan untuk TPA :

-. Sebidang tanah untuk di sewa atau di beli, atau oleh pemilik boleh di pakai. Tempat ini akan mengotor.

-. Tempat ini harus terletak di tengah2 lingkungan, mudah di capai oleh mobil2 truk atau gerobak; jauh dari kali kecil, apalagi perumahan. Jalan masuk kesana harus bagus.

-. Tempat itu harus dipagari dan bisa di kunci.

-. Sedikit demi sedikit harus di gali dan di beri plastik bawah, supaya bila ada kebocoran air tanah tidak dikotori. Bila sebagian sudah terisi dengan sampah, sampah itu ditimbuni tanah dari tanah sekitarnya.

Yang nantinya terjadi tumpukan berlapis.Juga diperlukan pipa udara untuk menyalurkan gas Metana guna keperluan energi.

-. Di daerah TPA dapat disediakan beberapa bak pupuk kompos, di mana orang2 dapat menyetor sampah alam ( karena mereka sendiri tidak bisa membuat pupuk kompos di halaman rumah mereka.

Di Ambon ada beberapa orang yang sudah mempunyai pengalaman dengan TPA / TPS ( Toisapu )

Daur ulang Temisi mengikuti proses semacam itu di Bali, antara Gianyar dan Klungkung ( lihat lapiran Blog Bali Batin )

Sebuah TPS memerlukan ruangan untuk memungkinkan seperti :

-. Ruang kerja yang mempunya jendel terbuka.

-. Kantor yang bisa di kunci / kantin, di mana dapat menyimpan peralatan dan pakaian kerja.

-. Meja sortir , para2 dan bak2 untuk penyimpanan sementara. ( darurat )

-. Alat penyobek dan kolam mencuci.

-. Lantai yang cukup luas.

-. Jika mungkin gerobak dan mesin lantai.

Contoh sebuah TPA dan TPS dengan ukuran 45 X 45 meter:

( sesuai dengan rencana untuk Ihamahu )

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.28.37

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.28.53
Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.29.04

5. Mengurangi / menghilangkan sampah

Untuk hal ini harus ada kejelasan tentang daerah pelaksanaan ( pulau, kampung ) yang nantinya akn berjalan.

Ini ada konsekwensi untuk :

-. Penyusunan grup proyek / struktur perundingan / yang bertanggungjawab.

-. Tempat di mana TPA / TPS akan di bangun. Hanya untuk Saparua ? + Nusalaut ? + Haruku ?

-. Besar instalasi untuk TPA / TPS.

-. Keperluan alat2 transpor ( gerobak, truk2, kapal )

-. Jumlah Pekerja.

-. Kebutuhan keuangan.

-. Sistim kerjasama dengan perusahaan2

-. Kerjasama dengan Toisapu.

Semakin besar lapangan proyek ini makin kompleks pengelolahan organisasinya. Sebaliknya akan lebih efektif hasilnya.

Kalau dapat perkembangan di mulai dengan pada satu kampung / wilayah ke arah pulau Lease.

Dalam kegiatan pengurangan sampah harus ada kerjasama antara pemerintah, perusahaan, yang dapat mengeksploitasi TPA / TPS.

Tentunya semua organisasi masyarakat harus turut serta, dan rakyat melalui penerangan, pendidikan dan tindakan yang perlu.

Saran untuk bak2 sampah dan pengumpulan sampah :

Sampah alam ( lihat a. bab-3 ) di urus oleh penghuni sendiri .

Sampah dikatakan dalam b. dan c : harus di kumpul dan di angkut ke tempat penyetoran.

Ini dapat dengan beberapa cara :

Model A :

Pada satu waktu, misalnya senin jam 7 sampai jam 8, orang2 dapat membawa sampah ketempat pengumpulan.

Di sana ada 2 orang dari TPA dan 2 orang dari kampungsiap dengan bermacam bak koleksi sampah :

Untuk cangkir dan botol plastik

Untuk karton kering

Untuk botol gelas ( kalau tidak terjual kepada tukang loak )

Untuk logam ( kalau tidak terjual kepada tukang loak )

Untuk sampah berbahaya.

Untuk sampah sisa.

Dengan orang penampung besi tua dapat di buat sepakat. Siapa tahu dia bisa pada waktu perjanjian membeli sampah yang masih mempunyai nilai ( semacam bank sampah ).sampah2 yang sudah terpisah dan di kumpul dalam bak2 dapat dengan gerobak atau Mobil truk di bawa ke TPA.

Sampah yang besar2 juga dapat diserahkan, atau di pasar sesuai dengan perjanjian untuk mengambil barang2 tersebut.

Untuk mereka yang tinggal di luar kampung dapat berjanjian kapan dan bagaimana barang2 mereka dikumpul.

Botol2 dan cangkir2 plastik harus bersih waktu diserahkan. Di TPA barang2 sementara di kumpul / di tumpuk misalnya 1 x per bulan atau 2 bulan di bawa ke Ambon untuk di daur ulang. Ini menghasilkan uang.

Bila di TPS ada orang yang menyobek plastik menjadi plastik kecil2 dan dimasukan dalam karung untuk di transpor.

Alamat :

Batu Merah

Gunung Nona

Jalan Baru

Jalan A . Y Patty

Poka

Batu Kerbau ( Green Moluccas )

Beberapa harga ( 2013 )

Botol plastik aqua : Rp.1500~2000 per Kg.

Cangkir plastik aqua : Rp.5000 ~6000 per Kg.

Botol / cangkir plastik lainnya : Rp. 1000 per Kg.

Sampah yang bahaya di TPA di bungkus dengan kain layar plastik dan di setor.

Sampah sisa di setor di TPA.

Bak2 sampah di sekolah2 dan toko2 harus di atur sendiri.

Untuk sampah yang diragukan jenisnya di kumpul di gerobak setelah lapor di pasar setiap hari senin antara jam 7 dan 8.

Ibu2 / bapak2 yang berada di sana harus mendapat pengajaran yang baik.

Terutama pada awal peraturan sampah guna masyarakat mendapat instruksi yang benar.

Dan oleh team pembantu dari kampun mereka mengkontrol dan memberi petunjuk, misalnya sementara jam istirahat sekolah melihat / meneliti.

Manfaat model A. adalah orang mengetahui jenis sampah yang ada.

Mereka belajar mengumpulkan sampah di bak2 sampah yang benar.!!!

Model ini relatif murah. Mobil2 sampah tidah harus keliling kampung dan bak2 sampah yang dibutuhkan sedikit jumpahnya.

Persyaratan ( keberatan ? )orang2 harus membuat waktu untuk sementara menyimpan sampah dan membawa ketempat pengumpulan samah pada waktu2 tertentu.

Saran2 : sebaiknya untuk memulai dengan proyek ini disarankan memilih model A.

Dengan demikian setiap orang di kampung bertanggungjawab untuk pemisahan sampah mereka dan dengan cara yang benar menyetor di tempat pengumpulkan. Dan ini akan membesarkan rasa kesadaran dan pengetahuan tentang pemisahan sampah. Dan semua itu berjalan denga baik. Bagi mereka yang harus sampah membawa ke PTA, jelas dan mudah di teliti.

Model B :

Setiap sektor disediakan 2 bak sampah,juga di tempat2 publik dan pertokoan. Orang2 dapat terus menerus membuang sampah dalam bak :

Satu untuk sampah2 yang dapat di daur ulang, yang satu untuk tidak dapat di daur ulang. Setiap satu atau dua minggu bak2 itu dikosongkan, sampah di bawa ke TPA, bila perlu dibersihkan, di sortir, di hancur, di bungkus untuk di kirim atau ke tempat penyetoran.

Juga dapat terorganisir per sektor oleh siapa bak2 pada waktu tertentu di bawa ke tempat pengumpulan. Dalam hal ini sampah yang berbahaya harus tersediri diserahkan, misalnya di kantor pemerintah kota.

Karton harus juga tersendiri, supaya tidak basah karena hujan.

Barang2 besar setelah ada perjanjian.

Keuntungannya orang2 dapat menyetor sampah mereka setiap saat.

Kebertannya akan selalu ada kesalahan sewaktu menyetor, sampah2 tercampur karena kekumuhan, ketidakacuhan atau ketidaktahuan.

Semua ini akan memerlukan instruksi berkepanjangan dan perlu kontrol.

Sampah2 dalam bak2 akan kehujanan. Anjing2 akan mendengus dan menumpahkan sampah. Sampah2 harus di sortir dan tambahan pekerjaan.

Angkutan sampah harus keliling kemana-mana.

Model C :

Semua orang mendapat 2 bak sampah dengan tanda2 seperti : nama pemilik ; satu untuk sampah daur ulang, satu lagi untuk sampah tidak daur ulang. Sampah alam harus di olah sendiri menjadi pupuk kompos.

Pada waktu2 tertentu bak2 itu harus diletakan di pinggir jalan atau bawa ke tempat pengumpulan.

Angkutan akan lewat dan masukan ke dalam bak kumpul, untuk selanjutnya di bawa ke TPA / TPS.

Barang berbahaya dan karton harus tersendiri ( kering ) di setor ke alamat tertentu. Untuk barang besarharus lapor dulu di kantor kota. Ini bisa di ambil setiap bulan .

Keuntungannya setiap rumah tangga mengurus sendiri sampah mereka.

Kerugiannya akan mengeluarkan biaya besar ( dan banyak plastik ).

Model ini akan berjalan apabila pemisahan dan pembersihan sampah dengan baik pelaksanaannya.

6. Penerangan, pendidikan, tindakan pembersihan, memulai.

Mengenai Penerangan dan Pendidikan berbagai kegiatan yang bertujuan :

Memberikan pengajaran, perubahan tingkah laku, menciptakan pengertian dan dukungan untukbertindak baik mengenai perilaku lingkungan.

Dengan kata lain : peraturan dan instruksi, penerangan, pelajaran, lokakarya, tindakan pembersihan dll.

Untuk itu diharapkan agar semua instansi turut ikut serta, menganggap ini sebagai tugas mereka : Pemerintan, sekolah2, gereja, mesjid, persatuan wanita, klup pemuda.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.29.14

Di Maluku beberapa kegiatan pendidikan sudah diterapkan.

Di Gereja2 masalah kehidupan lingkungan seringkali dibawakan dalam doa sekaligus merupakan pesan Alkitab. Melalui Gereja diadakan aksi untuk membersihkan alam. Ada rencana untuk “ setiap hari rabu tidak memakai plastik.” Juga untuk anak2 ekolah minggu dibicarakan tentang kehidupan sehari-hari. Dalam persatuan ibu2 PKK dan grup yang lainnya ( misalnya sekolah ) populer untuk bekerjatangan dengan kotak bungkus yang kosong.

Pemakai ulang ini dianggap sebagai daur ulang dan mereka sangat bangga.

Kotak bungkus mendapatkan hidup kedua dan di jual atau menjadi perhiasan rumah.

Orang2 di Maluku biasanya mengadakan presentasi, dan memberikan pendidikan secara garis besar.

Lebih efektif bila lokakarya dan bekerja dengan benda2 dalam sitasi yang konkrit. Orang2 dapat belajar dengan cepat melalui sistim ini, agar supaya mengalami sendiri. Banyak bahan2 tentang alam yang sudah terbit sebagai informasi. Tetapi tidak terarah secara khusus masalah sampah di Saparua, yang sementara ini dari awalnya mencoba proses perubahan mental / kesadaran akan masalah sampah pada umumnya.

Untuk kota Ambon sejak tahun 2010 s/d 2012 telah di ulah bahan2 pendidikan dalam rangka proyek “Ambon Hijau dan Bersih “ :

-. Surat edaran untuk umum ; “Ambon tanpa Sampah “ dan “Membuat Kompos “.

-. Konsep sekolah Hijau ; lihat lampiran “Konsep Green School “.

-. Lembaran2 lepas tentang rencana kerja dengan maksud untuk pendidikan tentang alam di sekolah2 dasar.

 

Sekolah Hijau :

Istilah “ Green “ sudak terkenal ( beken ) di Maluku. Tapi mengenai isi dan pengertiannya masih harus diterangkan.

Sekolah Hijau juga istilah yang di pakai di dunia untuk sekolah yang menggunakan sistim pendidikan dan penerangan jangka panjang ( tidak begitu saja ).

Untuk Maluku konsep “ Sekolah Hijau “ dirumuskan sebagai berikut : tanpa benda2 yang rumit van persediannya yang sederhana dapat dilaksanakan dan di kontrol.

Di Ambon telah terjadi pertandingan nyata dalam tahun 2012.

Sampai sekarang sekolah2 berusaha melaksanakan 8 syarat ( lihat lampiran “ Konsep Green School “ ). Sayang sekali pemenang perlombaan “ Green School “ tahun 2012 tidak dilanjutkan programnya.

Aksi Pembersihan :

Di mana-mana terlihat banyak sampah2 lama, sangat perlu oleh grup2 manusia sebaiknya semua pemduduk, mengadakan aksi pembersihan besar2an. Agar supaya kita diperlihatkan keadaan nyata tentang sampah kita sendiri dan sampah orang lain.

Praktisnya memberikan penerangan tentang sampah dan akibatnya untuk alam.

Pasti orang2 akan membicarakan persoalan ini. Dan mereka akan lebih waspada dan sadar akan perilaku mereka sendiri. Untuk kohesi sosial ini merupaka kegiatan yang bagus. Dan tentunya setiap tahun di ulang lagi, misalnya sebelum Hari Natal, sewaktu masyarakat membersihkan desa / kampung, karena ada saja yang belum sadar akan sampah dan masih buang di sana sini.

 

Menggunakan kultur sosial :

Kebanyakan di kampung2 orang terbiasa dengan kegiatan untuk seluruh masyarakat, misalnya membangun gereja baru, atau gotong royong membersihkan halaman dan tempat2 umum,membantu waktu penguburan warga kampung. Ini diselenggarakan melalui sektor atao persatuan2. Organisasi ini dapat digunakan juga untuk pelaksanaan kegiatan lingkungan seperti pembuatan kompos, pembersihan. Sekaligus terjadi kontrol antara masyarakat.

 

Menggunakan media sosial :

Juga di Indonesia penggunaan media makin lama makin banyak. Dengan demikian kita dapat saling merangsang satu sama lain untuk mengambil tindakan.

Sebuah contoh, di Raja Ampat, baru saja beberapa grup penduduk bekerjasama dalam aksi pembersihan .

Lihat www.stayrajaampat.com/?p=4206

Memancing Liter ( Fishing for litter ):
Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.29.25

Di seluruh dunia banyak sampah2 berasal ( di buang ) dari kapal2 yang diketemukan di laut. Joga di Maluku terjadi terutama oleg penumpang kapal laut. Pemerintah harus mengadak pembicaraan dengan pemilik kapal.

Diharuskan menyediakan bak2 sampah di kapal dan di pelabuhan, baiknya bak2 terpisah dan di beri tanda !!

Di teluk Ambon pemerintah kota mendapat tugas mengumpulkan sampah2 yang terapung di laut.

Memulai ( Kick-off ):

Untuk memulai pemisahan sampah sangat penting adalah Persiapan sebelumnya.

Segala persiapan kegiatan harus dijalani serentak :

-. Tempat penyetoran sudah harus siap.

-. Stuktur organisasi harus jelas; sepakat, dan pertanggungjawaban di buat.

-. Pekerja bagian sampah sudah harus mendapat instruksi dan persediaan perlengkapan.

-. Masyarakat sudah harus mendapat penerangan yang jelas tentang macam2 sampah dan bagaimana mereka harus memisahkannya.

-. Instruksi bagaimana penyetoran sampah, waktu dan tempat penyetoran.

-. Penjelasan tentang kontrol dan sangsi.

Minggu lingkungan

Disarankan supaya seminggu sebelum proyek di mulai, bersama seluruh kampung dan kegiatan2 memberikan perhatian dengan cara misalnya :

-. Membicarakan proyek lingkungan di sekolah-sekolah.

-. Membicarakan proyek ini di gereja / mesjit .

-. Mengadakan lokakarya untuk ibu2.

-. Dan puncaknya : bersama-sama membersihkan kampung.

Apalagi ramai-ramai makan Patita ( tanpa plastik ) dan TV RI dapat di undang untuk membuat reportasi.

Beberapa informatif sites :
www.temesirecycling.org
www.stichtingdenoordzee.nl
www.plastcsoupfoundation.org
www.marlisco.eu
www.youtube.com/watch?v=017bBeXhYz4: (Sources and impact of marine litter)
www.rappler.com/nation/69533
www.planeetzee.be
www.milieucentraal.nl
www.cleanuptheworld.org
www.closingtheloop.eu
www.plastictasvrij.nl
www.svzo.nl (stichting vrijwillige afvalopruimers)
www.dw.de/masalah-sampah-plastik

7. Pembuatan pupuk kompos

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.29.39

Pembuatan pupuk kompos adalah proses alamiah, di mana sampah alam di makan ole binatang tanah seperti cacing dan terjadi pencernaan oleh bateri dan jamur2. Sampah alam ini di rubah menjadi bahan makanan, supaya tanaman melalui akar2 dapat di sedot.

Proses pembuatan kompos berjalan terus di alam sejak ribuan tahun lalu merupakan suatu lingkaran makanan. ( lihat bab.1 )

Sampah alam yaitu sampah2 yang terdiri dari organ2 yang hidup atau mati.

Sampah alam itu apa-apa ( tidak menjadi persoalan ). Kita dapat membuang di halaman / kebun kita atau di hutan. Juga kalau di lautpun tidak apa-apa. Binatang2 kecil, jamur2, bakteri2 ( kiman ) akan mencerna dan merubah sampah itu menjadi makanan.

Tetapi mengapa kita buang sampah alam itu begitu saja ?

Kita dapat menggunakannya sebagai bahan pembuatan pupuk kompos dan tanah akan menjadi subur. Berarti tidak boleh di campur dengan sampah2 jenis lainnya; Binatang2 kecil tentunya tidak suka !

Sampah alam ini dapat digunakan di setiap rumah atau perumahan untuk pembuatan pupuk kompos. Apabila sampah lama di simpan tunggu sampai di ambil, akan jamuran ( = proses pupuk kompos ! )

Sehingga harus disediakan tempat penyetoran sampah dan pembuatan kompos dekat rumah / perumahan kita. Dalam surat edaran ( lihat lampiran ) digambarkan bagaimana kita dapat bak kompos dan mengelolanya.

Contoh2 pembuatan kompos.

Tidak bijaksana untuk membuang sisa makanan dan sisa potongan binatang di tumpukan bak kompos. Ini akan membau dan tikus2 dan lalat akan datang. Juga kotoran ( tahi ) binatang yang memakan daging tidak di buang di situ.

Cantoh sampah alam yang dapat menjadi bahan pupuk kompos :

-. Sampah bunga2 dan daun.

-. Ranting kecil tanaman

-. Kulit buah-buahan

-. Sampah sayur-sayuran

-. Ampas gergaji ( kayu )

-. Sisa kayu yang belum di pakai

-. Kulit telor

-. Ampas teh dan kopi

-. Tanaman liar

-. ( hanya sedikit ) kertas kosong atau bekas kotak telor.

Dalam pembuatan pupuk kompos dibedakan antara sampah coklat dan sampah hijau.

Untuk sampah coklad dimaksudkan : benda2 yang kering dan keras misalnya : kulit pohon, ranting pohon, tanaman yang dikeringkan, kulit buah-buahan .

Sampah hijau : rumput, sampah sayuran, sisak buah2an yang lembek.

Sebaiknya dua jenis sampah ini di pisah jangan tercampur.

Dalam lampiran dapat di baca bagaimana kita dapat membuat kompos.

8. Hambatan2

Inisiatif – inisiatif

Untuk Ihamahu beberapa tahun lalu sudah ada usul rencana pembangunan tempat penyetoran dan pembuangan limpah . ( Sampah grup Ihamahu : Charlie Hitipeuw, Magda Pattiiha, John Pattiiha, Ada Lilipaly – de Voogt ).

Di Itawaka sudah beberapa kali dibicarakan dengan Raja dan anggota Saniri,untuk menunjukan bahwa mengenai sampah apa yang dapat kita kerjakan guna pengurangan dan merapikannya. ( Max Watttimena )

Di Tuhaha bersangkutan dengan undangan bapak pendeta serta ibu setempat diadakan penerangan dalam pertemuan ibu2

Di Haria sedang di buat satu usul untuk aksi pembersihan.

Usul itu tersebar keseluruh pulau, dan kemungkinan termasuk Nusalaut dan Haruku. ( Kees Lafeber )

Hambatan-hambatan :

Dari pengalaman dapat disimpulkan banyak hambatan yang dialami :

-. Yang terpenting adalah perbedaan dalam budaya Pengurus dan Organisasi. Di sana orang biasa dengan budaya terbalik, berarti mereka tidak biasa dan juga tidak mengharapkan bahwa inisiatif itu datangnya dari tingkat bawah. Dan ini menghabat dalam hal pertanggungjawaban.

-. Orang saling tunggu menunggu dan tidak berani untuk bertanggungjawab. Pemerintah takut tidak mendapat dukungan ; penghuni tidak berani datang dengan satu rencana, atau tidak menguasai masalah.

-. Walaupun orang sadar akan masalah tapi mereka mempunyai prioritas sendiri.

-. Kurangnya kesadaran bahwa, dengan kehidupan modernisasi kemakmuran dan konsumsi meninggi, kitapun wajib untuk bertujuan supaya lingkumgam alan kita tetap bagus dan indah.

-. Kurangnya pengetahuan tentang sampah dan akibat2nya terhadap lingkungan alam.

-. Banyak yang harus diperbaiki dalam hal perilaku tentang sampah.

Orang buang sampahnya ( kertas / plastik bungkus ) begitu saja, menyapu ke luar halaman mereka dan buang ke laut.

-. Kita acuh terhadap lingkungan alam kita : karang2 di injak2, pantai di gali, pohon tua di tebangtanpa menanam yang baru, binatan2 terancam di bunuh.

-. Orang2 tidak berdisiplin akan perjajian dan pertanggungjawaban.

Perjanjian tidak di tulis, dan tidak dilaksanakan, atau merubah bila perlu.

 

Banyak kebijaksanaan khusus.

Di Ihamahu sudah ada rencana tahun 2012 :

Sebidang tanah dari pemerintah kota untuk tempat penyetoran , ada rencana konkrit penyerahan sampah, ada usul di buat oleh pegawai pemerintah dari propinsi, diadakan penerangan di mana2.

Rencan itu dimasukan kedalam lemari es, karena Ibu Raja menganggap bahwa rencana itu milik dia berhubungan dengan jabatan ibu Raja sebagai ketua PKK setempat. Dia tidak mendengar investasi dari Nederland, apalagi investasi dari Ihamahu. Setelah beberapa kali pertikaian dia mengundurkan diri, tapi Bapa Raja melambatkan proses rencana itu.

Saniri tidak bertidak keras agar supaya rencan dapat diteruskan.

Tahun 2015 terlaksana pemilihan Raja. Ada harapan untuk persoalan sampah dibicarakan kembali.

Contoh ini menggambarkan, bagaimana suatu rencan terabai-abai karena dalam hal ini orang saling menunggu apa yang akan dilakukan bapa Raja.

Perjuangan dari grup kerja proyek tiap kampung, di mana kelanjutan pelaksanaan tidak harus tergantung pada seseorang, walaupun seorang Raja. Tapi ini menurut pandangan orang barat … sementara ini ada kabar tanda2 bahwa dari pihak provinsi Maluku orang berusah terus untuk mendukung inisiatif ini.

Konsep Green School
Pendidikan lingkungan ada bagian dari kurikulum

Pemisahan sampah: organik, plastik, metal, karton, botol, baterai, …..

Tempat pengomposan oleh sampah organik

Kebun kecil yang dimaksutkan oleh murid-murid

Lingkungan hijau yang bervariasi; digunakan dalam pelajaran

Aksi pembersihan / pengangkutan sampah di dekitar sekolah

7. Mengurangi plastik; minum air dengan dispenser; memperhatikan tingkat energi, gedung sekolah, materi mebel dan bahan yang lain

8. Green kelompok yang mengadakan aksi dan kegiatan baik di sekolah dan sekitar
Membuat kompos

Kompos, itu apa?
Kompos merupakan bahan-bahan organik yang telah mengalami pelapukan.
Di alam proses pengomposan berjalan dengan alami.

Bahan organik, antara lain: dedaunan, rumput, sisa-sisa ranting, jerami, kotoran hewan, kembang dan lainnya, akan menjadi sumber makanan bagi bakteri dan makhluk hidup lainnya yang hidup di tanah.

Oleh sebab itu, bahan-bahan organik itu dapat mengalami proses pengomposan secara alami di alam.

Kompos yang terbentuk juga membantu menyuburkan tanah dan membantu menyuburkan tanaman yang tumbuh di sekitarnya.

Membuat kompos sendiri:
Membuat kompos sendiri sangatlah mudah dan dapat digunakan di kebun atau tanaman kita sendiri.

Untuk pembuatan kompos ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah seperti di bawah ini:

1.Pilih sampah organik dan anorganik.
Sampah yang akan dijadikan untuk proses pengomposan adalah sampah organik. Sampah anorganik seperti kaleng, plastik, botol dan lain-lain tidak akan terurai secara alami di alam.

2. Membuat wadah/tempat untuk pengomposan.
Ada beberapa cara yang akan digunakan untuk membuat wadah ini antara lain:
Membuat lubang di halaman rumah.
Membuat wadah dari kayu atau kawat kasa.
Menggunakan tong/drum bekas; tong/drum ini diberi lubang yang ukurannya kecil, untuk mencegah tumpukan sampah organik dari hewan-hewan lain, seperti tikus, kecoa.
Bagi yang memiliki halaman atau kebun yang cucup luas, dapat membuat tempat pengomposan dari batu.

Siapkan 3 ruang dengan ukuran cukup besar.

Ruang pertama selalu digunakan untuk menaruh sampah organik yang baru.

Jika sampah sudah mulai membusuk, pindahkan sampah tersebut ke ruang kedua.

Jika volume sampah ini sudah mulai berkurang, pindahkan sampah tebut ke ruang ketiga, untuk penyempurnaan proses pengomposan. Rse

Schermafbeelding 2015-10-04 om 12.19.31

Tempat kompos harus berhubungan dengan tanah, supaya makhlup hidup di tanah bisa memasuki tempat.

Tempat kompos perlu di bawah naungan, jangan diletakan secara langsung di bawah sinar matahari.

Kompos akan menjadi semkain kering.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.30.42

3. Menaruh sampah organik di tempat/wadah kompos.
Sampah yang akan ditaruh pada wadah kompos perlu dicacah terlebih dulu, agar potongan sampah organik menjadi semakin kecil.

Hal ini dimaksudkan agar proses pengomposan dapat berjalan dengan lebih cepat.

Yang boleh ditaruh Yang tidak boleh ditaruh

daun-daun makanan yang digoreng/
ranting direbus
ampas kayu (tanpa cat) (dapat menarik tikus)
kulit buah roti yang sudah lama
rumput gemuk dan minyak
ampas kopi dan te kertas
kulit telur kotoran hewan yang masih
abu kayu basah
4. Udara dan air
Di dalam bahan sampah organik, kelembaban udara dan air harus dijaga dan diperhatikan.

Jika sampah terlalu kering, tambahkan air secukupnya dan dicampur seluruhnya sehingga merata menggunakan sekop atau garpu.
Pembalikan kompos harus dilakukan kadang-kadang, untuk menjaga sirkulasi udara. Jika hujan, hindari percikan air hujan dan genangan air dengan cara menutup tumpukan kompos dengan menggunakan terpal, agar kelembabannya tetap terjaga.

Ada masalah?

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.30.59

5. Menunggu hasil pengomposan.
Jika tempat kompos penuh, tempat ditutup dengan daun besar dan meninggalkan, supaya proses pengomposan melangsung.
6. Hasil!
Warna kompos sudah hitam seperti tanah?

Pertanda kompos telah jadi dan siap dipanen.

Kompos dapat digunakan di kebun atau di dalam pot bunga.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.30.21

Bapak dan ibu dapat menikmati sayuran dan bunga-bunga di kebun dengan menggunakan kompos sendiri.
Menikmati juga pengurangan sampah di lingkungan, menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.
Selamat mencoba!

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.31.53

Informasi ini diadakan atas kerjasama Pemerintah kota Ambon dengan Pemerintah kota Vlissingen di Belanda.

Schermafbeelding 2015-10-04 om 11.32.26

Penulis: Ada Lilipaly – de Voogt, maart 2015
Gambaran oleh : Shantasiri Jayaweera

Archief

Green Moluccas Ondersteund door WordPress